INFOTREN.ID - Gelaran Diskusi Riang Gembira #Perempuan Hebat di Industri Musik dan Film Jilid 3 2025 yang digelar di Aula Universitas Muhammadiyah Prof Hamka UHAMKA Jakarta pada 22 Desember 2025 berlangsung seru. Acara dihadiri tidak kurang 15O peserta dari kalangan mahasiswa, komunitas ibu-ibu di Jabodetabek dan masyarakat umum.

Diskusi dibagi dua sesi, sesi pertama menghadirkan narasumber dari kalangan film seperti Dr. Yessy Gusman, Vinessa Ines dan Titin Setiawati Dosen UHAMKA dan komisioner Lembaga Sensor Film dipandu oleh Ratna Listy.

Meski sesi kedua berlangsung agak molor karena serunya acara pertama, namun antusias peserta tidak menurun. Semua itu karena peserta menunggu paparan narasumber dari pelaku industri musik seperti Yuyun George, Seksopon dan pemain flute kelas dunia dan Tellys Corliana Dekan FISIP UHAMKA. Diskusi sepi 2 dipandu oleh desainer busana muslim kondang, Nina Nugroho.

Diskusi dibuka dengan paparan Tellys Corliana, seorang akademisi yang telah lebih dari tiga dekade mengabdi di dunia pendidikan membuka diskusi dengan suara tenang, ia bercerita tentang perjalanan panjangnya sebagai dosen sekaligus ibu

“Saya jarang di rumah pada siang hari, tapi anak-anak melihat langsung bahwa perempuan bisa berperan lebih luas,” paparnya.

iklan sidebar-1

Diskusi riang gembira yang digelar FORWAN salah satunya hadirkan narasumber perempuan dari pelaku industri musik. foto: FORWAN

Dukungan suami dan anak-anak menjadi kekuatan yang membuatnya mampu bertahan hingga hari ini. Baginya, bekerja di luar rumah bukanlah bentuk pengabaian terhadap keluarga. Justru sebaliknya, itu adalah cara memberi contoh

Anak-anaknya tumbuh dengan pemahaman bahwa perempuan tidak dibatasi ruang domestik semata, melainkan bisa hadir sebagai pribadi yang mandiri dan berkontribusi bagi masyarakat.

Cerita berlanjut ke sosok lain yang tak kalah inspiratif: Yuyun George seorang musisi perempuan yang telah jatuh cinta pada musik sejak usia belia. Sejak pertama kali memegang saksofon, ia tahu bahwa musik adalah bagian dari hidupnya. Puluhan tahun berlalu, panggung demi panggung telah ia lewat dari ruang kecil hingga forum internasional.