INFOTREN.ID - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menyerahkan bantuan BPJPH Peduli bagi masyarakat terdampak bencana alam banjir dan tanah longsor di Aceh Tamiang dan Pidie Jaya. Bantuan senilai Rp500 juta bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Aceh Tamiang dan Pidie Jaya, diserahkan oleh Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan kepada Sekretaris Daerah Provinsi Aceh M Nasir. 

Penyerahan bantuan dilakukan di di Ruang Potda Kantor Gubernur Provinsi Aceh, bersamaan dengan agenda Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI bersama pimpinan Kementerian/Lembaga, pada Rabu, 10 Desember 2025.

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keprihatinan tersebut, Ahmad Haikal Hasan yang akrab disapa Babe Haikal mengungkapkan keprihatinannya atas bencana alam yang terjadi di Aceh. Ia berharap bantuan yang diserahkan juga bermanfaat untuk membantu masyarakat terdampak di Aceh. 

Bantuan yang kami serahkan hari ini adalah bagian dari komitmen BPJPH untuk hadir bersama warga yang terdampak. Kami siap memperkuat kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, agar distribusi bantuan dan pemulihan bisa dirasakan masyarakat secepat mungkin,” kata Babe Haikal di Aceh, dalam siaran pers BPJPH, Jumat (19/12/2025).

Babe Haikal menyerahkan bantuan BPJPH Peduli bagi masyarakat terdampak bencana alam banjir di Aceh Tamiang dan Pidie Jaya. foto: BPJPH

iklan sidebar-1

Ia menambahkan, musibah ini tidak hanya menelan korban jiwa dan meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga mengguncang kehidupan masyarakat, pelaku usaha mikro kecil, serta para pendamping dan pelaku layanan halal di daerah terdampak.

Untuk itu, diperlukan solidaritas, kecepatan respon, dan kerja bersama sebagai kunci dalam merespon bencana tersebut. Babe Haikal juga mengajak seluruh pemangku kepentingan dan mitra dalam ekosistem halal nasional untuk terus bergandeng tangan membantu masyarakat yang sedang berjuang bangkit kembali.

Bencana ini meninggalkan dampak yang sangat besar bagi masyarakat Aceh. Pemerintah pusat dan daerah, masyarakat dan semua pihak perlu terus berjalan dalam satu tarikan napas untuk memastikan pemulihan berlangsung lancar, cepat dan tepat," terangnya.

Ketua Tim Kunjungan Komisi VIII DPR RI, Ansory Siregar, menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas pihak.