INFOTREN.ID - Di tengah derasnya perubahan global, teknologi kecerdasan buatan (AI) menjadi salah satu penanda zaman yang tak terelakkan.
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka tampil sebagai sosok yang memandang AI bukan sekadar alat, melainkan pilar masa depan bangsa.
Dalam berbagai kesempatan, ia menegaskan bahwa generasi muda Indonesia harus berani menggunakan dan memahami teknologi ini sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Salah satu pernyataan putra kandung Presiden ketujuh RI, Joko Widodo (Jokowi) yang cukup menggema adalah: “Manusia yang tidak memakai AI akan dikalahkan oleh manusia yang menggunakan AI.”
Ungkapan ini mencerminkan keyakinan kuat bahwa AI akan menjadi standar baru produktivitas dan kompetensi.
Namun seperti banyak ambisi besar lainnya, diperlukan ruang untuk merenung: apakah Indonesia telah benar-benar siap menyambut lompatan ini?
Visi Besar yang Patut Dihargai
1. Upaya Menempatkan AI di Jantung Pendidikan
Dorongan agar pelajaran AI diperkenalkan sejak SD hingga SMA merupakan langkah yang menunjukkan keberanian politik dan kesadaran masa depan.


