INFOTREN.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca untuk Kota Surabaya pada hari Minggu, 17 Mei 2026. Prakiraan menunjukkan bahwa kondisi atmosfer di wilayah Surabaya akan didominasi oleh cuaca cerah yang diselingi awan.
Prediksi cuaca cerah berawan ini diperkirakan akan berlangsung sepanjang hari, mulai dari pagi hari hingga memasuki periode malam hari. Karakteristik cuaca ini membawa implikasi signifikan terhadap kenyamanan termal warga sepanjang hari.
Dampak langsung dari kondisi cerah berawan ini adalah peningkatan temperatur udara, terutama saat memasuki waktu siang hingga sore hari. Akibatnya, atmosfer di ibu kota Provinsi Jawa Timur ini diprediksi akan terasa lebih lembap dan gerah dari kondisi normal.
Pada sesi pagi hari, warga Surabaya masih dapat menikmati udara yang terasa cukup sejuk, dengan suhu rata-rata diperkirakan berada di kisaran 24 derajat Celsius. Suasana yang menyegarkan ini umumnya lebih terasa di area pinggiran kota atau kawasan yang masih memiliki banyak vegetasi hijau.
Memasuki waktu siang, intensitas panas matahari akan mulai meningkat secara signifikan seiring dengan berkurangnya tutupan awan. Kombinasi suhu tinggi dan kelembapan udara yang pekat berpotensi membuat tubuh lebih cepat berkeringat dan mudah merasa lelah.
Tingkat kelembapan udara di Surabaya selama periode tersebut diperkirakan akan mencapai angka fluktuatif, berkisar antara 67 hingga 97 persen. Parameter kelembapan yang tinggi ini merupakan kondisi yang lumrah terjadi ketika cuaca mendung atau setelah adanya curah hujan ringan.
Udara yang terasa pengap akibat kelembapan tinggi sering kali memicu rasa tidak nyaman pada tubuh, khususnya saat memasuki malam hari. Selain itu, fluktuasi cuaca yang terjadi secara cepat dikhawatirkan dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga memicu gangguan kesehatan ringan seperti flu atau batuk.
Dilansir dari Detikcom, BMKG menyarankan masyarakat yang memiliki rencana beraktivitas di luar ruangan untuk selalu menyediakan persediaan air minum yang cukup. Tindakan ini penting sebagai langkah pencegahan utama terhadap risiko dehidrasi akibat cuaca hangat.
"Pemilihan pakaian yang berbahan nyaman dan efektif menyerap keringat juga sangat disarankan demi mengurangi rasa gerah," demikian disebutkan dalam informasi resmi mengenai panduan beraktivitas hari itu.