INFOTREN.ID - Duka mendalam menyelimuti Kampung Cibolang, Desa Cidatar, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, menyusul insiden tenggelam yang merenggut nyawa seorang siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs). Korban, yang diidentifikasi berinisial SJ, diketahui berusia 14 tahun.
Kejadian tragis ini terjadi pada hari Sabtu, 18 Juli 2026, saat SJ tengah menikmati waktu bermain air bersama rekan-rekannya. Kecerian mereka seketika berubah menjadi kepiluan akibat insiden nahas tersebut.
Lokasi kejadian adalah sebuah bak penampungan air yang merupakan fasilitas milik desa. Bak penampungan ini menjadi saksi bisu dari peristiwa yang merenggut nyawa seorang anak.
SJ dilaporkan meninggal dunia setelah insiden tenggelam di bak penampungan air tersebut. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan teman-temannya.
"Peristiwa nahas menimpa seorang siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Garut yang berinisial SJ, berusia 14 tahun. Ia dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat sedang berenang bersama rekan-rekannya," demikian kutipan dari sumber asli.
"Kejadian tragis ini berlangsung di sebuah bak penampungan air milik desa yang berlokasi di Kampung Cibolang, Desa Cidatar, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut," lanjut kutipan tersebut.
"Menurut informasi yang diperoleh, insiden tersebut terjadi pada hari Sabtu, 18 Juli 2026," demikian keterangan tambahan dari sumber asli.
Dikutip dari HOTNEWS.ID, kronologi lengkap dan penyebab pasti insiden ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang setempat.
Pihak keluarga kini tengah berduka dan berupaya memproses kepergian SJ. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan saat anak-anak beraktivitas di dekat sumber air.