INFOTREN.ID - Sebuah insiden menyedihkan terjadi di kawasan Pantai Desa Entak, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, pada Rabu sore (20/5/2026), di mana seorang pelajar dilaporkan hilang terseret arus laut. Korban diketahui bernama Duwi Rahmadhani, seorang siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang baru berusia 15 tahun.
Kejadian bermula ketika rombongan yang terdiri dari sekitar sepuluh anak sedang menikmati waktu bermain air di lokasi tersebut sekitar pukul 16.00 WIB. Aktivitas bermain air tersebut tiba-tiba berubah menjadi petaka ketika dua dari mereka terseret kuatnya gelombang laut.
Dilansir dari Detikcom, salah satu korban berhasil diamankan oleh warga setempat sebelum terseret lebih jauh ke tengah laut. Korban yang selamat ini segera dilarikan ke Puskesmas Ambal untuk mendapatkan penanganan medis intensif atas insiden yang dialaminya.
Korban yang berhasil diselamatkan diketahui bernama Bintang (14 tahun). Rekan-rekan korban yang panik segera mencari pertolongan dari warga sekitar setelah mengetahui dua teman mereka terseret ombak besar.
Warga yang menerima laporan kemudian meneruskan informasi tersebut kepada pihak berwenang, termasuk Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen untuk proses asesmen dan tindak lanjut.
Humas BPBD Kebumen, Heri Purwoto, membenarkan adanya insiden tersebut saat dihubungi pada Rabu malam. "Korban kelas 2 pelajar MTs, satu selamat satu hilang," ujar Heri Purwoto.
Heri Purwoto juga menjelaskan lebih lanjut mengenai kondisi kedua pelajar tersebut. "Satu anak bernama Bintang berhasil diselamatkan dan saat ini mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Ambal. Sementara korban lainnya, Duwi Rahmadhani terseret arus," jelas Heri Purwoto.
Setelah menerima laporan, upaya penyelamatan segera dilakukan oleh warga setempat sebelum tim gabungan tiba di lokasi kejadian. Operasi pencarian resmi kemudian digelar oleh tim gabungan yang responsif.
Tim pencari terdiri dari TRC BPBD Kebumen, personel Polsek Ambal, perwakilan pemerintah desa setempat, serta bantuan dari warga sekitar. Mereka juga telah berkoordinasi dengan Basarnas Cilacap untuk memperluas area pencarian.