INFOTREN.ID - Sebuah insiden yang mengguncang publik Prancis timur terungkap setelah seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun berhasil diselamatkan dari kondisi yang sangat memprihatinkan. Korban ditemukan terkunci di dalam mobil van milik ayahnya sendiri.
Ironisnya, berdasarkan keterangan jaksa, bocah malang tersebut dilaporkan telah berada di dalam van tersebut sejak tahun 2024, menunjukkan durasi penahanan yang sangat panjang.
Sebagai tindak lanjut dari penemuan mengejutkan ini, pihak kejaksaan setempat mengonfirmasi bahwa sang ayah telah ditahan oleh aparat keamanan. Sementara itu, kondisi kesehatan korban memerlukan penanganan medis serius.
"Seorang bocah berusia 9 tahun diselamatkan setelah terkunci di dalam mobil van milik ayahnya di Prancis timur sejak tahun 2024. Jaksa setempat menyebut bocah itu telah dirawat di rumah sakit dan ayahnya ditahan," ujar narasi awal mengenai kasus ini.
Peristiwa ini mulai terungkap setelah adanya laporan dari warga sekitar mengenai keberadaan sang anak. Dilansir CNN, Minggu (12/4/2026), laporan tersebut diterima polisi pada hari Senin pekan lalu.
Warga yang melapor menuturkan adanya kecurigaan karena mendengar suara tangisan atau rintihan seorang anak kecil yang berasal dari dalam van yang terparkir. Lokasi kejadian berada di desa Hagenbach, sebuah area yang berdekatan dengan perbatasan internasional Swiss dan Jerman.
Petugas kepolisian segera merespons laporan tersebut dengan mendatangi lokasi van yang dicurigai. Setelah dipastikan adanya potensi bahaya, petugas mengambil tindakan tegas untuk mengakses bagian dalam kendaraan.
"Setelah mendobrak pintu van, petugas menemukan anak itu terbaring meringkuk, telanjang, tertutup selimut di atas tumpukan sampah dan dekat kotoran," kata Jaksa Nicolas Heitz, menggambarkan kondisi mengerikan saat evakuasi dilakukan.
Jaksa Nicolas Heitz secara rinci menyampaikan temuan mengerikan yang disaksikan oleh aparat penegak hukum di lokasi kejadian. Kondisi fisik dan lingkungan tempat korban ditemukan menunjukkan adanya penelantaran ekstrem.