BADUNG, INFOTREN.ID — Di balik kasus dugaan pencurian yang menjerat pasangan suami istri warga negara Aljazair di Bali, tersimpan persoalan lain yang kini menjadi perhatian kuasa hukum mereka. Seorang ibu muda dilaporkan mengalami depresi hingga diduga mencoba bunuh diri, sementara anak mereka yang baru berusia satu tahun dan memiliki riwayat penyakit jantung disebut ikut tinggal bersama sang ibu di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kerobokan.

Informasi tersebut disampaikan kuasa hukum pasangan itu, Florentina, usai mendampingi kliennya menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Murni Teguh, Kuta, Jumat (3/7/2026).

Menurut Florentina, kondisi psikologis klien perempuannya terus memburuk sejak menjalani proses hukum.

"Secara mental kondisinya sangat tertekan. Dia sempat mencoba melukai dirinya sendiri karena depresi menghadapi perkara ini," ujar Florentina kepada wartawan.

Ia mengatakan kliennya diduga menyayat tangan menggunakan jarum peniti saat berada di dalam tahanan.

Anak Berusia Satu Tahun Dititipkan Bersama Ibunya

Di tengah proses hukum yang berlangsung, pasangan tersebut juga memiliki seorang anak berusia satu tahun yang, menurut kuasa hukum, kini dititipkan bersama ibunya di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kerobokan.

Saat ditanya mengenai keberadaan anak tersebut, Florentina menjelaskan balita itu berada bersama ibunya karena usianya yang masih sangat kecil.

"Anaknya dititip. Sementara dititip di LP Perempuan," katanya.