BADUNG, INFOTREN.ID — Pemeriksaan medis terhadap warga negara Aljazair berinisial MBC belum menjawab pertanyaan utama yang menjadi sorotan dalam dugaan penganiayaan saat proses penangkapan di Bali.
Meski dokter menemukan adanya kondisi testis yang mengalami pengecilan, hingga kini belum ada kesimpulan apakah keluhan yang dialami MBC berkaitan dengan dugaan kekerasan saat penangkapan pada 6 Juni 2026 atau justru merupakan dampak dari cedera lama yang pernah dialaminya.
Ketidakpastian itu terungkap setelah kuasa hukum MBC, Florentina, mendampingi kliennya menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Murni Teguh, Kuta, Jumat (3/7/2026).
Menurut Florentina, hasil pemeriksaan awal memang menemukan adanya kondisi testis yang mengecil. Namun, dokter juga memperoleh informasi bahwa MBC pernah mengalami cedera pada bagian tubuh yang sama pada 2019.
"Memang ada pengecilan pada testis. Tapi dia punya riwayat cedera tahun 2019. Saat itu pernah mengalami pemukulan," ujar Florentina kepada wartawan.
Ia menjelaskan, selama beberapa tahun setelah insiden tersebut, kliennya tidak pernah mengeluhkan rasa sakit.
Keluhan baru muncul setelah penangkapan yang terjadi pada awal Juni lalu.
"Yang paling dia rasakan baru sekitar 10 hari terakhir," katanya.
Dokter Belum Menarik Kesimpulan
Florentina menegaskan, dokter belum menyimpulkan penyebab kondisi yang dialami MBC.