Infotren.id - Pemandangan memprihatinkan kini menghiasi sejumlah pasar tradisional di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Tumpukan sampah menggunung terlihat jelas di pinggir jalan sejumlah pasar, seperti di Pasar Cimanggis Ciputat, Pasar Ciputat, dan Pasar Jombang. Gunungan sampah menciptakan pemandangan kumuh dan bau menyengat yang mengganggu aktivitas warga serta pengguna jalan. Ironisnya, sampah-sampah ini dilaporkan belum diangkut selama lebih dari dua pekan, memicu kekhawatiran akan potensi masalah kesehatan yang lebih serius jika Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel terus berdiam diri.
Kondisi ini bukan hanya sekadar masalah estetika, melainkan telah mengganggu kenyamanan dan aktivitas sehari-hari masyarakat. Tumpukan sampah yang meluber hingga memakan sebagian badan jalan Pasar Cimanggis Ciputat misalnya, memaksa pengendara untuk berhati-hati dan memperlambat laju kendaraan. Bau busuk yang menyebar dari gunungan sampah di ketiga pasar tersebut juga sangat menyengat, membuat warga dan pedagang merasa tidak nyaman dan khawatir akan timbulnya penyakit.
Persoalan sampah ini diduga kuat berkaitan dengan mencuatnya kasus korupsi berjamaah di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel. Sejak Kepala Dinas LH dan sejumlah jajarannya ditetapkan sebagai tersangka korupsi pengelolaan sampah oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, pelayanan pengangkutan sampah di sejumlah wilayah Tangsel, terutama di area pasar, terkesan terbengkalai. Situasi ini menimbulkan spekulasi bahwa penanganan sampah menjadi korban imbas dari kasus korupsi tersebut.
Kekhawatiran akan dampak buruk sampah yang terus menumpuk semakin meningkat di kalangan masyarakat. Mereka khawatir bau menyengat dan potensi penyebaran penyakit seperti diare, demam berdarah, hingga infeksi saluran pernapasan akan semakin mengancam kesehatan warga, terutama anak-anak dan lansia. Warga pun mendesak Pemkot Tangsel untuk segera mengambil tindakan nyata dan tidak lagi mengabaikan persoalan krusial ini.
"Sudah lama ini tidak diangkut, kemarin diangkut tapi sedikit yang diambil ya sama saja. Ini kan pinggir jalan raya ya, selain bau juga menggangu yang naik motor terutama," ujar Sofyan, salah seorang warga yang setiap hari melintasi Pasar Cimanggis Ciputat, Kamis (24/4/2025).
Sorotan kini tertuju pada kepemimpinan baru Kota Tangsel di bawah nahkoda Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan yang baru saja terpilih. Warga menantikan aksi cepat dan konkret dari keduanya dalam mengatasi krisis sampah yang semakin mengkhawatirkan ini. Janji-janji kampanye tentang lingkungan bersih dan sehat kini diuji di tengah gunungan sampah yang terus menggunung. Masyarakat berharap Pemkot segera merumuskan solusi efektif dan memulihkan kembali layanan pengangkutan sampah yang optimal.

