INFOTREN.ID - Menteri Tenaga Kerja Amerika Serikat (AS) Lori Chavez-DeRemer telah mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan tersebut setelah terlibat dalam serangkaian skandal, termasuk aduan tentang perlakuan kurang pantas terhadap staf-staf perempuan muda.
Pengunduran diri ini menandai akhir dari spekulasi yang telah berkembang selama beberapa pekan terakhir tentang nasib jabatannya di pemerintahan Presiden AS Donald Trump.
Dilansir dari AFP, pengunduran diri Chavez-DeRemer diumumkan pada Selasa (21/4/2026), yang menandai keluarnya satu per satu pejabat tinggi wanita dalam kabinet Trump dalam beberapa pekan terakhir.
Sebelumnya, Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem dan Jaksa Agung AS Pam Bondi telah dipecat, menandai gelombang perubahan dalam kabinet Trump.
Pengunduran diri Chavez-DeRemer ini merupakan akhir dari babak baru dalam pemerintahan Trump, yang telah diwarnai oleh skandal dan kontroversi.
"..." ujar Chavez-DeRemer, dalam pengumuman pengunduran dirinya, yang menegaskan bahwa keputusan ini diambil untuk kebaikan pemerintahan dan negara.
Pengunduran diri ini juga menimbulkan pertanyaan tentang masa depan kabinet Trump dan bagaimana ia akan menghadapi tantangan yang akan datang.
Dalam beberapa pekan terakhir, pemerintahan Trump telah mengalami perubahan besar-besaran, dengan beberapa pejabat tinggi meninggalkan jabatannya, termasuk Chavez-DeRemer.
Pengunduran diri Chavez-DeRemer ini juga menyoroti pentingnya akuntabilitas dan integritas dalam pemerintahan, terutama dalam menghadapi skandal dan kontroversi.