INFOTREN.ID - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tengah mempersiapkan sebuah momen penting dalam agenda internal mereka, yaitu pelantikan resmi Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke dalam struktur kepengurusan partai. Jokowi dijadwalkan akan segera mengambil peran barunya sebagai Ketua Dewan Pembina PSI.
Kepastian waktu dekat pengukuhan ini disampaikan langsung oleh petinggi partai tersebut menjelang tahapan verifikasi partai politik yang akan segera dilaksanakan. Momen ini dinilai krusial sebagai penegasan soliditas internal PSI.
Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, menjadi pihak yang mengonfirmasi rencana besar ini kepada publik. Konfirmasi tersebut disampaikan saat beliau tengah melakukan rangkaian kunjungan kerja di wilayah timur Indonesia.
Lokasi pemberian informasi penting ini adalah di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal ini terjadi pada hari Sabtu, 13 Juni lalu, yang menjadi penanda awal kesiapan PSI menghadapi tantangan ke depan.
"Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan secara resmi mengambil peran barunya di partai tersebut dalam waktu dekat," ujar Grace Natalie, mengonfirmasi rencana pelantikan tersebut.
Lebih lanjut, Grace Natalie menyebutkan bahwa setelah pelantikan resmi, Presiden Jokowi akan segera mengenakan atribut khas yang melambangkan posisinya sebagai Ketua Dewan Pembina PSI. Ini adalah simbol formalisasi peran eksekutif tertinggi dalam struktur partai.
Saat ini, seluruh jajaran pengurus PSI di berbagai tingkatan sedang bekerja keras untuk mengebut persiapan internal mereka. Fokus utama dari upaya pembenahan ini adalah penyempurnaan struktur organisasi.
Penyempurnaan struktur tersebut ditargetkan harus mencapai level paling dasar, yaitu hingga ke tingkat desa dan kelurahan di seluruh penjuru Indonesia. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesiapan partai menghadapi proses verifikasi yang akan datang.
Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, persiapan internal ini merupakan bagian dari strategi PSI untuk memastikan kepatuhan administratif dan kerataan struktur organisasi sebelum tahapan verifikasi dilaksanakan oleh pihak berwenang.