INFOTREN.ID - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi), mengumumkan sebuah inisiatif kolaboratif dengan Pemerintah Mongolia. Kerjasama ini membuka peluang kerja yang signifikan bagi warga Jakarta.

Secara spesifik, negara Mongolia telah membuka sekitar 8.000 lowongan pekerjaan yang diperuntukkan bagi penduduk Jakarta. Peluang ini diharapkan dapat memberikan alternatif baru bagi para pencari kerja di Ibu Kota.

Informasi mengenai peluang kerja sama ini diperoleh oleh Disnakertransgi DKI Jakarta setelah menerima kunjungan audiensi dari perwakilan Pemerintah Mongolia pada pekan lalu. Hal ini menandai adanya keseriusan dalam menjajaki potensi tenaga kerja.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnakertransgi DKI Jakarta, Taufik, membenarkan adanya tawaran tersebut. "Sekarang Mongolia sudah membuka kesempatan untuk warga DKI Jakarta untuk bekerja di Mongolia, jadi lowongan kerjanya sekitar 8.000 orang," ujarnya.

Pernyataan ini disampaikan Taufik saat acara pembukaan Jakarta Timur Career Fest dan Bazaar 2026 Gelombang I yang diselenggarakan di GOR Ciracas, Jakarta Timur, pada hari Selasa. Acara ini menjadi salah satu platform sosialisasi informasi ketenagakerjaan.

Menurut Taufik, kesempatan kerja di luar negeri ini dapat menjadi salah satu opsi strategis. Hal ini ditawarkan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi oleh pasar kerja domestik saat ini.

"Jadi teman-teman pencari kerja, ini kesempatan," jelas Taufik mengenai prospek kerja di Mongolia.

Ia melanjutkan, "Bukan kami mengarahkan pencari kerja untuk bekerja ke luar negeri, tetapi memang saat ini dengan kondisi perekonomian kita saat ini, dan memang peluang kerja di luar negeri memang memungkinkan."

Dikutip dari JakartaHype.com, inisiatif ini merupakan langkah proaktif pemerintah dalam memberikan solusi alternatif bagi pengangguran di Jakarta.