JAKARTA, INFOTREN — Di tengah meningkatnya mobilitas internasional dan perhatian terhadap pengawasan perbatasan, Direktorat Jenderal Imigrasi melakukan penyegaran kepemimpinan di sejumlah wilayah strategis Indonesia. Salah satu yang menjadi sorotan adalah pergantian pucuk pimpinan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang berlangsung di Aula Jusuf Adiwinata, Gedung Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jakarta, Senin (22/6), Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko resmi melantik Saroha Manullang sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT.
Ia menggantikan Arvin Gumilang yang mendapat amanah baru sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Barat.
Pelantikan tersebut merupakan bagian dari rotasi dan penyegaran organisasi yang dilakukan Direktorat Jenderal Imigrasi terhadap 13 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di berbagai wilayah Indonesia.
Dalam sambutannya, Hendarsam menegaskan bahwa pergantian jabatan bukan sekadar proses administratif, melainkan bagian dari upaya memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi keimigrasian.
"Pelantikan ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi yang dilakukan secara berkala. Kami berharap para pejabat yang dilantik dapat menjalankan amanah dengan baik serta mampu merespons berbagai tantangan keimigrasian sekaligus memperkuat kembali kepercayaan masyarakat," ujarnya.
Wilayah Strategis di Gerbang Timur Indonesia

Penugasan Saroha Manullang di NTT bukan tanpa tantangan.
Provinsi kepulauan yang berbatasan langsung dengan Timor Leste dan berada di jalur strategis perlintasan internasional itu memiliki peran penting dalam pengawasan lalu lintas orang, pengamanan perbatasan, hingga perlindungan kedaulatan negara.
Selain menjadi salah satu pintu masuk Indonesia di kawasan timur, NTT juga mengalami pertumbuhan sektor pariwisata yang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir, terutama di destinasi unggulan seperti Labuan Bajo yang telah berkembang menjadi salah satu ikon wisata nasional.