INFOTREN.ID - Aktivitas _touring_ sepeda motor semakin digemari berbagai kalangan, tidak hanya menawarkan kesenangan berkendara, tetapi juga pengalaman perjalanan jarak jauh yang berkesan. Namun, di balik keseruannya, _touring_ membutuhkan persiapan matang, baik dari sisi kendaraan maupun kondisi fisik pengendara. Salah satu aspek krusial yang kerap terabaikan adalah pengaturan waktu istirahat yang memadai.

Berkendara dalam durasi terlalu lama tanpa jeda dapat memicu kelelahan fisik dan mental. Kondisi ini berujung pada penurunan konsentrasi dan melambatnya waktu reaksi, yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan. Oleh karena itu, perencanaan waktu istirahat sebelum memulai perjalanan menjadi langkah penting untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima hingga tiba di tujuan.

"Perjalanan jauh bukan soal seberapa cepat mencapai tujuan, tetapi bagaimana kita dapat menikmati perjalanan dengan aman dan nyaman. Mengatur waktu istirahat secara berkala merupakan salah satu langkah sederhana yang sangat penting untuk menjaga konsentrasi dan stamina selama berkendara," ujar Ludhy Kusuma, Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, kepada KabarOto.com.

Ludhy menekankan bahwa menjaga kondisi fisik sama pentingnya dengan memastikan sepeda motor dalam kondisi prima sebelum digunakan untuk _touring_. Ada beberapa tips pengaturan waktu istirahat yang disarankan:

1. Tentukan Jadwal Istirahat Sebelum Perjalanan Dimulai
Sebelum berangkat, rencanakan rute perjalanan dan tentukan titik-titik lokasi yang akan dijadikan tempat istirahat. Perencanaan ini penting agar pengendara tidak memaksakan diri terus melaju ketika mulai merasa lelah.

2. Istirahat Setiap Maksimal Dua Jam Berkendara
Disarankan untuk berhenti setiap sekitar dua jam atau setelah menempuh jarak tertentu. Durasi istirahat ideal adalah 15 hingga 30 menit. Hindari menunggu hingga rasa lelah atau kantuk sangat dirasakan, karena pada kondisi tersebut konsentrasi sudah menurun drastis dan tingkat risiko berkendara meningkat.

3. Manfaatkan Waktu Istirahat dengan Baik
Saat berhenti, luangkan waktu untuk melakukan peregangan ringan guna mengurangi ketegangan otot. Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan minum air putih yang cukup dan konsumsi makanan ringan jika diperlukan. Waktu istirahat juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan pemeriksaan singkat terhadap kondisi sepeda motor, seperti tekanan ban, fungsi rem, dan bagian vital lainnya sebelum melanjutkan perjalanan.