INFOTREN.IDMBR Omega akhirnya menorehkan sejarah dengan meraih gelar juara major pertamanya di Grand Finals Free Fire Nusantara Series (FFNS) 2026 Fall. Kemenangan ini diraih dalam momen istimewa Pesta 9 Free Fire yang berlangsung meriah di Yogyakarta pada Minggu (12/7/2026), sekaligus menandai perayaan ulang tahun ke-9 gim battle royale populer tersebut.

Perjalanan MBR Omega menuju podium juara dipenuhi drama dan ketegangan. Dalam pertandingan final yang berlangsung sengit, MBR Omega berhasil mengungguli delapan tim lainnya, termasuk unggulan seperti Dewa United Horus, Shadow Esports, dan Kagendra. Puncak persaingan terjadi di game kesembilan, di mana sembilan tim sekaligus berhasil mencapai fase "Champion Rush" atau melewati 80 poin.

Di tengah persaingan ketat di zona terakhir di area Mammoth, map Kalahari, MBR Omega, Jiggle, dan Pandora menjadi tiga tim tersisa. Dengan perhitungan matang, MBR Omega berhasil mengamankan kemenangan melalui Booyah di game kesembilan. Mereka menutup Grand Finals dengan total 139 poin, mengoleksi 3 Booyah dan 79 poin eliminasi. Pencapaian ini semakin istimewa karena diraih dalam pertandingan dengan sembilan tim Champion Rush, bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-9 Free Fire.

Kemenangan ini menjadi trofi major pertama bagi MBR Omega sejak berkompetisi di skena esports Free Fire Indonesia pada tahun 2022. Di balik layar, duet pelatih bertangan dingin, Salman Alfa Risiy (MANTED) selaku General Manager dan Tri Julio Edwardo selaku Pelatih, menjadi kunci performa apik tim. Manted, yang memiliki rekam jejak juara di FFML Season VI dan FFML Season 8, kembali menunjukkan kelasnya. Sementara itu, Tri Julio sebelumnya berhasil membawa tim Indostars lolos ke FFWS SEA dan EWC 2024.

Reuni Manted dengan Muhammad Akbar (BARA), salah satu pemain andalannya saat melatih SES Alfaink, turut memberikan warna tersendiri. BARA, yang sempat berpindah tim, kembali menemukan jalur juara bersama sang pelatih. Ditambah lagi dengan kehadiran Rafka Dafa Fadhillah (JOKERZ) yang menggantikan Fauzan Putra (LOZZY), melengkapi roster utama bersama Raihan Faelani (REEFAELA), Jofantho Dino (FANNTZY), dan BARA.

"Dengan pemain yang disiplin, nurut, dan mau belajar, didukung pelatih dan manajemen yang bagus, MBR Omega akhirnya bisa menjadi juara di skena esports Free Fire Indonesia. Kemenangan ini didapatkan oleh kami semua, bersama-sama lewat usaha, kerja keras, dan tentunya doa. Terima kasih untuk semua yang telah mendukung kami. Nantikan perjalanan kami selanjutnya di FFWS SEA 2026 Fall," ungkap Tri Julio.

Berkat kemenangan ini, MBR Omega berhak atas bagian terbesar dari total hadiah Rp850 juta dan resmi menjadi tim kelima dari Indonesia yang akan berlaga di FFWS SEA 2025 Fall. Turnamen ini merupakan jalur kualifikasi menuju FFWS Global Finals 2026 di Bangkok, Thailand.

Selain menyajikan pertandingan esports yang menegangkan, Pesta 9 Free Fire di Lapangan Pancasila GSP UGM juga dimeriahkan berbagai aktivitas menarik. Mulai dari wahana permainan, area cosplay, kuliner khas Yogyakarta, hingga penampilan musisi Orkes Pensil Alis dan bintang tamu utama, Ndarboy Genk.

Penampilan Helarius Daru Indrajaya atau Ndarboy Genk menjadi penutup kemeriahan Pesta 9 Free Fire. Dengan membawakan lagu-lagu hits seperti "Mendung Tanpo Udan" dan "Pamer Bojo", Ndarboy Genk berhasil menghipnotis ribuan penonton. Ia menutup penampilannya dengan medley lagu "Koyo Jogja Istimewa" dan "Selamat Ulang Tahun" dari Jamrud, menciptakan momen perayaan yang tak terlupakan bagi para penggemar Free Fire dan masyarakat Yogyakarta.