INFOTREN.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan uji coba alat pengolah sampah berbasis incinerator di TPST Mutiara Bangsa, Kecamatan Cipondoh.
Uji coba ini dilakukan sebagai langkah awal dalam mengatasi tingginya volume sampah harian kota yang mencapai 2.000 ton.
Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman, menjelaskan bahwa incinerator ini mampu mengolah hingga 5 ton sampah per hari, termasuk sampah campuran dengan kadar air tinggi (70–80%). Teknologi ini dinilai cocok untuk kondisi sampah di wilayah perkotaan.
“Mesin ini dapat memproduksi hasil pembakaran hingga 300 kg per jam, dan diharapkan menjadi solusi pengolahan sampah skala besar,” ujar Herman.
Dipilihnya Cipondoh sebagai lokasi uji coba karena volume sampah di kecamatan ini tergolong tinggi.
Kedepannya, teknologi serupa akan diterapkan di kecamatan lain sebagai bagian dari strategi kota dalam mengelola sampah secara terpadu.
Herman juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat, terutama dalam pemilahan sampah rumah tangga dan penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).
“Kesadaran warga sangat penting. Jika masyarakat terbiasa memilah sampah, beban tempat pembuangan akhir akan jauh berkurang dan nilai ekonominya pun meningkat,” pungkasnya.(*)

