INFOTREN.ID - Presiden Prabowo Subianto menunjukkan intensitas tinggi dalam agenda diplomatik internasionalnya di Eropa. Langkah strategis ini ditandai dengan kunjungan langsung ke jantung Eropa setelah menyelesaikan pertemuan penting di Moskow.
Agenda padat tersebut berlanjut dengan perjalanannya menuju Prancis. Kedatangan beliau di ibu kota Prancis ini menjadi sorotan utama dalam peta pergerakan politik luar negeri Indonesia saat ini.
Secara spesifik, kedatangan Presiden Prabowo di Paris terjadi pada Senin malam. Momen ini menggarisbawahi pentingnya membangun dialog dengan berbagai kekuatan besar di benua Eropa.
Waktu kedatangan yang tertera adalah pukul 23.50 waktu setempat. Hal ini menunjukkan komitmen beliau untuk memanfaatkan setiap detik dalam rangkaian kunjungan kenegaraan kali ini.
Kunjungan ke Prancis ini secara langsung menyusul pertemuan yang cukup panjang dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Pertemuan di Moskow tersebut dilaporkan berlangsung selama kurang lebih lima jam.
Durasi pertemuan yang substansial tersebut mengindikasikan adanya pembahasan mendalam mengenai isu-isu bilateral maupun isu geopolitik global yang sensitif. Fokus utama kunjungan Eropa ini adalah memperkuat kemitraan strategis Indonesia.
Langkah ini mempertegas strategi diplomasi pragmatis yang dijalankan oleh pemerintahan baru Indonesia. Tujuannya adalah menjaga keseimbangan hubungan dengan semua poros kekuatan dunia.
"Presiden Prabowo Subianto melanjutkan langkah diplomasi strategisnya di Eropa dengan tiba di Paris, Prancis, pada Senin (13/4/2026) pukul 23.50 waktu setempat," ujar Staf Kepresidenan, dilansir dari sumber laporan perjalanan dinas.
Perjalanan dari Moskow ke Paris ini menunjukkan koordinasi logistik dan jadwal yang sangat ketat. Hal ini penting untuk memastikan kesinambungan pembahasan yang telah dilakukan sebelumnya dengan pemimpin Rusia.