INFOTREN.ID - Pelaksanaan ibadah salat fardu merupakan kewajiban fundamental bagi setiap umat Islam yang harus ditunaikan tepat waktu sesuai dengan ketetapan syariat. Ketaatan terhadap jadwal waktu ibadah ini menjadi prioritas utama agar seorang muslim dapat menjalankan perintah agama dengan sempurna dan keikhlasan.

Kewajiban mendirikan salat ini secara eksplisit telah diperintahkan dalam kitab suci Al-Qur'an sebagai salah satu pilar utama keimanan. Salah satu landasan perintah tersebut termaktub dalam Surah Al-Baqarah ayat 43 yang menekankan pentingnya melaksanakan salat dan menunaikan zakat.

Teks ayat suci tersebut berbunyi, "Wa aqiimush sholaata wa aatuz zakaata warkoo'oo ma'ar raaki'iin," yang memiliki arti bahwa umat Islam diperintahkan untuk mendirikan salat, menunaikan zakat, dan tunduk bersama dengan mereka yang sedang rukuk.

Bagi masyarakat yang berada di Kota Surabaya dan wilayah sekitarnya, informasi mengenai kepastian waktu ibadah sangat dibutuhkan untuk perencanaan harian. Informasi ini secara spesifik merujuk pada jadwal yang berlaku untuk hari Kamis, tanggal 21 Mei 2026.

Dilansir dari Detikcom melalui halaman jadwal salat dan imsak, telah disediakan rincian waktu salat yang dapat dijadikan panduan oleh warga Surabaya pada tanggal tersebut. Informasi ini penting untuk memastikan ketepatan waktu pelaksanaan ibadah wajib harian.

Sebelum memulai rangkaian salat, seorang muslim dianjurkan untuk melafalkan niat yang diucapkan di dalam hati sebagai deklarasi kesungguhan dan keikhlasan beribadah hanya kepada Allah SWT. Niat merupakan syarat sahnya sebuah ibadah, termasuk salat fardu.

Untuk Salat Subuh, niat yang dibaca adalah, "Asliyyu fardhosh shobhi rak'ataini mustaqbilal qiblati adaa'an/ma'muuman/imaaman lillaahi ta'aalaa," yang berarti kesungguhan melaksanakan salat Subuh dua rakaat menghadap kiblat karena Allah SWT.

Sementara itu, niat untuk Salat Zuhur empat rakaat adalah, "Ushollii fardhaz zhuhri arba'a raka'aatin mustaqbilal qiblati adaa'an/ma'muuman/imaaman lillaahi ta'aalaa," menegaskan niat melaksanakan salat Zuhur empat rakaat sebagai ibadah karena-Nya.

Selanjutnya, untuk Salat Asar empat rakaat, niat yang diucapkan adalah, "Ushollii fardhal 'ashri arba'a raka'aatin mustaqbilal qiblati adaa'an/ma'muuman/imaaman lillaahi ta'aalaa," yang menandakan kesiapan menunaikan salat Asar empat rakaat.