INFOTREN.ID - Departemen Pertahanan Amerika Serikat secara resmi mengumumkan adanya pergantian pucuk pimpinan di tubuh angkatan laut negara tersebut. Pengumuman ini datang secara mendadak dan mengejutkan publik.
Kepala lembaga tersebut, Menteri Angkatan Laut Amerika Serikat John Phelan, dikabarkan akan segera meninggalkan jabatannya. Pengunduran diri ini ditetapkan berlaku segera setelah pengumuman resmi dikeluarkan.
Keputusan ini terjadi di tengah situasi global yang kompleks, yaitu ketika Amerika Serikat tengah terlibat aktif dalam konflik militer dengan Iran. Situasi ini menambah spekulasi mengenai stabilitas internal Departemen Pertahanan AS.
Peristiwa mundurnya Phelan ini terjadi tidak lama setelah gelombang pemecatan perwira tinggi di institusi militer AS lainnya. Sebelumnya, Jenderal Randy George dari Angkatan Darat AS juga diberhentikan dari tugasnya awal bulan ini.
Selain Jenderal George, tercatat ada dua perwira senior lainnya yang turut diberhentikan dari posisi mereka. Rangkaian pergantian kepemimpinan ini menimbulkan pertanyaan besar tentang arah kebijakan pertahanan AS.
Juru bicara Pentagon, Sean Parnell, mengonfirmasi kabar pengunduran diri tersebut melalui platform media sosial X. Konfirmasi ini menjadi satu-satunya penjelasan resmi yang diberikan oleh pihak Departemen Pertahanan AS.
"Phelan meninggalkan pemerintahan, berlaku segera," kata juru bicara Pentagon Sean Parnell dalam sebuah pernyataan di media sosial X, dilansir kantor berita AFP, Kamis (23/4/2026). Pernyataan ini menggarisbawahi kecepatan transisi kepemimpinan yang terjadi.
Untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut sementara waktu, pihak Pentagon telah menunjuk pengganti sementara. Wakil Menteri Hung Cao akan mengambil alih tanggung jawab Menteri Angkatan Laut hingga pejabat definitif ditunjuk.
"Dia [Phelan] akan digantikan sementara oleh Wakil Menteri Hung Cao," tambah juru bicara tersebut dalam pernyataan yang sama. Penunjukan sementara ini diharapkan dapat menjaga kesinambungan operasional Angkatan Laut AS.