INFOTREN.ID - Ketegangan diplomatik antara Washington dan Moskow memasuki babak baru terkait penanganan program nuklir Teheran. Amerika Serikat dilaporkan telah menolak sebuah skema krusial yang diajukan oleh pemerintah Rusia untuk meredakan konflik di kawasan tersebut.
Inti dari ketegangan ini adalah penolakan Amerika Serikat terhadap tawaran Moskow untuk mengambil alih kepemilikan uranium yang telah diperkaya oleh Iran. Langkah tersebut awalnya dirancang sebagai jalan keluar diplomatik guna mengakhiri perselisihan yang tak kunjung usai.
"Pihak Amerika Serikat telah menolak tawaran dari Moskow untuk mengambil alih kepemilikan uranium yang diperkaya milik Iran sebagai solusi diplomatik atas konflik yang terus berlanjut," kata Dmitry Peskov.
Pernyataan resmi dari juru bicara Kremlin tersebut disampaikan pada hari Kamis (16/4/2026) waktu setempat. Informasi mengenai dinamika geopolitik terbaru ini dilansir dari Reuters dan Anadolu Agency.
Dalam keterangannya, pihak Rusia menyayangkan sikap Washington yang dianggap tidak akomodatif terhadap solusi yang ditawarkan. Padahal, pengalihan stok uranium tersebut dinilai mampu mengurangi kekhawatiran global akan eskalasi nuklir.
"Rusia sebelumnya telah mengusulkan pengambilalihan uranium dengan tingkat pengayaan tinggi milik Iran, namun pihak Amerika Serikat tetap menolak tawaran tersebut," ujar Dmitry Peskov.
Proposal ini diketahui bukan merupakan inisiatif mendadak, melainkan rencana strategis yang sudah disiapkan sejak lama. Ide tersebut bahkan datang langsung dari pucuk pimpinan tertinggi di Kremlin untuk memecah kebuntuan negosiasi.
"Presiden Vladimir Putin sebenarnya telah mengajukan proposal tersebut beberapa waktu yang lalu dan menggambarkannya sebagai sebuah solusi yang sangat baik, namun pada akhirnya ditolak oleh pihak Amerika Serikat," kata Dmitry Peskov.
Sikap keras kepala Amerika Serikat ini memicu pertanyaan baru mengenai efektivitas jalur diplomasi dalam menyelesaikan isu nuklir Iran. Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda kesepakatan alternatif yang dapat diterima oleh semua pihak yang terlibat.