INFOTREN.ID - Perjalanan gemilang Prancis di Piala Dunia 2026 harus menemui titik akhir. Dalam laga semifinal yang krusial, tim berjuluk Les Bleus ini harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0-2.

Pertandingan yang dinanti-nantikan ini berlangsung pada Rabu (15/7) dini hari WIB, menyajikan tensi tinggi di lapangan hijau. Kegagalan melaju ke partai puncak tentu meninggalkan luka dan kekecewaan bagi seluruh elemen timnas Prancis.

Spanyol, yang tampil agresif, berhasil mengamankan tiket final berkat dua gol yang tercipta. Gol pembuka kemenangan La Furia Roja dicetak melalui tendangan penalti yang dieksekusi dengan tenang oleh Oyarzabal.

Tak berhenti di situ, Pedro Porro turut menambah keunggulan Spanyol melalui sebuah tembakan akurat yang tak mampu diantisipasi kiper Prancis. Skor akhir 2-0 menjadi penutup bagi perlawanan Prancis.

Kekalahan ini sontak memicu gelombang kekecewaan yang mendalam di kubu Prancis. Rasa pahit menyelimuti skuad, terutama sang pelatih, Didier Deschamps, yang merasa ada hal yang memberatkan timnya.

Didier Deschamps secara terbuka menyampaikan rasa frustrasinya terkait jalannya pertandingan. Ia merasa kepemimpinan wasit dalam laga semifinal yang begitu menentukan ini patut dipertanyakan.

"Kami sangat kecewa dan sakit hati dengan hasil ini. Ada beberapa keputusan dalam pertandingan yang sangat memengaruhi jalannya laga," ujar Didier Deschamps, mengungkapkan kesedihannya atas kekalahan tersebut.

Pernyataan tersebut mengindikasikan adanya ketidakpuasan terhadap beberapa keputusan wasit yang dinilai merugikan Prancis. Hal ini menjadi sorotan utama pasca-pertandingan.

Kekalahan ini mengakhiri harapan Prancis untuk menambah koleksi trofi Piala Dunia mereka. Sementara itu, Spanyol berhak melaju untuk memperebutkan gelar juara dunia.