INFOTREN.ID - Perkembangan terkini mengenai sistem pertahanan udara Iron Dome diungkapkan oleh perusahaan pengembangnya, Rafael Advanced Defense Systems Ltd. Klaim ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan dan serangan roket di wilayah tersebut.

Menariknya, efektivitas sistem pertahanan tersebut diklaim sangat tinggi, bahkan saat sejumlah wilayah seperti Tel Aviv dan Haifa mengalami kerusakan akibat serangan. Klaim ini memberikan perspektif baru mengenai kemampuan teknologi pertahanan Israel.

Rafael Advanced Defense Systems Ltd, yang merupakan perusahaan milik negara, secara resmi menyampaikan informasi ini pada hari Senin. Pengumuman ini berfokus pada performa sistem Iron Dome dalam menghadapi berbagai jenis ancaman balistik.

Sistem Iron Dome diklaim mampu menunjukkan tingkat keberhasilan yang luar biasa dalam menetralkan proyektil yang diluncurkan. Hal ini menjadi sorotan utama dalam konteks keamanan regional saat ini.

Perusahaan tersebut secara spesifik menyebutkan bahwa efektivitas Iron Dome hampir mencapai angka 99 persen. Angka ini merujuk pada kemampuannya dalam mencegat rudal yang ditembakkan oleh kelompok militan seperti Hamas dan Hizbullah.

Lebih lanjut, klaim tersebut juga mencakup kemampuan sistem ini dalam menghadapi serangan yang lebih kompleks. Diketahui bahwa Iron Dome juga berperan dalam melumpuhkan sebagian besar rudal yang berasal dari Iran.

"Iron Dome Israel hampir 99 persen efektif melawan rudal dari militan Hamas dan Hizbullah dan telah melumpuhkan sebagian besar rudal dari Iran," ungkap Rafael Advanced Defense Systems Ltd pada hari Senin.

Dikutip dari sumber berita terkait, pernyataan ini menggarisbawahi peran penting teknologi pertahanan dalam melindungi infrastruktur sipil dan militer dari ancaman udara yang berkelanjutan.

Informasi mengenai klaim efektivitas ini memberikan gambaran mengenai upaya teknologi pertahanan dalam merespons tantangan keamanan yang dinamis di kawasan tersebut.