INFOTREN.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghadapi dilema besar dalam menangani ketegangan dengan Iran.
Dilansir dari sumber terpercaya, Trump berencana untuk mempertahankan blokade AS terhadap pelabuhan Iran jika kesepakatan damai dengan Teheran tidak tercapai.
"Kami akan mempertahankan blokade pelabuhan Iran jika tidak ada kesepakatan damai" ujar Donald Trump.
Namun, ancaman ini tidak membuat Iran gentar, karena mereka telah membuka kembali Selat Hormuz pada hari Jumat (17/4) setelah tercapai kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon.
Teheran juga mengancam akan menutup kembali alur air vital itu jika blokade AS berlanjut.
Gencatan senjata antara Teheran dan Washington akan berakhir pada hari Rabu mendatang, sehingga ketegangan antara kedua negara ini semakin meningkat.
Situasi ini membuat banyak pihak khawatir tentang kemungkinan eskalasi konflik di Timur Tengah.
Dalam beberapa hari terakhir, Amerika Serikat dan Iran terus melakukan manuver diplomatik untuk mencapai kesepakatan damai.
Namun, prospek kesepakatan damai masih belum jelas, sehingga ketegangan antara kedua negara ini masih terus berlanjut.