INFOTREN.ID - Sebuah insiden tragis mengguncang Jalur Pantura di Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Kecelakaan beruntun yang terjadi di wilayah tersebut dilaporkan telah merenggut nyawa sedikitnya 13 orang.
Peristiwa nahas ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan berlalu lintas di salah satu jalur utama Indonesia.
"Keseluruhan korban yang meninggal dunia tercatat sebanyak 13 orang," demikian disampaikan oleh Kasat Lantas Polres Indramayu, AKP Undang Syarif Hidayat. Pernyataan ini mengkonfirmasi skala tragedi yang terjadi.
Lebih lanjut, AKP Undang Syarif Hidayat merinci lokasi di mana para korban menghembuskan napas terakhirnya. "Tiga di antaranya meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP)," ungkapnya.
"Empat orang meninggal di RS Plumbon," tambahnya, memberikan detail mengenai korban yang sempat mendapatkan perawatan medis.
"Dan enam lainnya meninggal di RS Bhayangkara," pungkas AKP Undang Syarif Hidayat, melengkapi data korban meninggal dunia.
Kecelakaan beruntun ini tentu menimbulkan pertanyaan mengenai penyebabnya. Meskipun detail mengenai kronologi lengkap belum sepenuhnya terungkap, insiden ini menjadi sorotan publik.
Pihak kepolisian terus melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui akar permasalahan yang menyebabkan terjadinya kecelakaan tragis ini. Fokus saat ini adalah mengumpulkan bukti dan keterangan saksi.
Dikutip dari HOTNEWS.ID, tragedi ini menjadi pukulan berat bagi Kabupaten Indramayu. Pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan perhatian lebih terhadap penanganan korban dan evaluasi keselamatan jalur Pantura.