INFOTREN.ID - Fenomena iklim global El Nino diprediksi akan membawa dampak musim kemarau panjang, menimbulkan kekhawatiran serius terhadap ketahanan pangan nasional, khususnya di sektor pertanian.
Pemerintah Provinsi Banten menyadari sepenuhnya potensi ancaman yang ditimbulkan oleh kekeringan terhadap lahan persawahan yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat di wilayahnya.
Menghadapi proyeksi iklim yang kurang bersahabat ini, Pemerintah Provinsi Banten telah merancang sebuah strategi mitigasi yang terencana dan matang.
Langkah konkret yang menjadi prioritas utama dalam strategi tersebut adalah penyediaan dan pengoperasian unit-unit pompa air di berbagai lokasi yang dianggap paling strategis.
"Penyediaan pompa air ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan air di saluran irigasi, terutama saat musim kemarau yang seringkali menyebabkan menipisnya debit air sungai," demikian pernyataan yang disampaikan terkait upaya ini.
Ketersediaan air yang stabil melalui sistem irigasi menjadi sangat krusial untuk menjaga kelangsungan produktivitas pertanian di tengah kondisi kekeringan yang diprediksi.
Oleh karena itu, penempatan pompa air di titik-titik strategis diharapkan mampu menjadi solusi efektif untuk mengatasi kekurangan pasokan air yang biasanya menghantui para petani saat musim kering tiba.
Upaya ini merupakan bentuk kesiapan Pemprov Banten dalam menghadapi tantangan alam demi menjaga stabilitas sektor pertanian dan mencegah kerugian yang lebih besar bagi para petani.
Dikutip dari HOTNEWS.ID, langkah antisipasi ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam melindungi aset vital negara, yaitu ketahanan pangan.