INFOTREN.ID – Perusahaan data dan kecerdasan buatan (AI) global, Databricks, mengumumkan kemitraan strategis dengan Insignia, perusahaan konsultan teknologi asal Indonesia. Kesepakatan ini bertujuan untuk mempercepat implementasi solusi AI yang siap produksi bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia. Kemitraan ini diresmikan melalui penandatanganan di kantor Insignia Jakarta pada 30 Juni 2026.
Melalui kemitraan ini, Insignia resmi bergabung dalam Databricks Delivery Provider Programme (DPP), sebuah program eksklusif yang ditujukan bagi mitra dengan kapabilitas terbukti dalam mengimplementasikan platform data dan AI tingkat enterprise. Pencapaian ini menjadikan Insignia sebagai perusahaan teknologi lokal Indonesia kedua yang berhasil memperoleh status tersebut.
Insignia juga menjadi bagian penting dari perluasan tim Forward Deployment Engineering (FDE) Databricks di Indonesia. Perusahaan teknologi lokal ini memiliki kapabilitas penuh untuk merancang arsitektur, menerapkan, dan memelihara platform data enterprise yang kompleks, serta mengawal solusi machine learning dan AI generatif hingga siap dioperasikan di lingkungan produksi.
"Indonesia adalah salah satu pasar korporasi paling dinamis di kawasan ini, dan minat terhadap arsitektur lakehouse sangatlah nyata," ujar Joseph Bosco, Partner Manager APJ, FDE di Databricks. "Namun, teknologi saja tidak akan pernah bisa mentransformasi bisnis tanpa adanya eksekusi yang tepat. Insignia telah membuktikan kedalaman teknis dan disiplin kerja yang kami cari dari seorang mitra DPP, dan kami sangat senang bisa membangun ini bersama-sama."
Menjembatani Kesenjangan Adopsi AI di Indonesia
Di tahun 2026, perusahaan di Indonesia bergeser dari eksperimen AI generatif menuju tuntutan hasil nyata yang siap produksi. Namun, banyak organisasi menyadari bahwa keberhasilan strategi AI sangat bergantung pada fondasi data yang kuat. Fragmentasi data dalam berbagai silo sering kali menjadi kendala, menyebabkan model AI yang sukses di tahap uji coba gagal saat diterapkan di lingkungan produksi.
"Ini bukan sekadar plakat pajangan di dinding kantor," kata Richard Ho, Managing Director Insignia. "Artinya sederhana: bank, ritel, atau BUMN di Indonesia kini bisa membenahi fondasi data mereka bersama tim lokal yang tersertifikasi dan didukung langsung oleh Databricks. Standarnya sama, jalur eskalasinya sama, serta seluruh prosesnya lebih jelas dan terukur."
Kemitraan ini dibangun di atas tiga pilar utama:
1. Keunggulan Eksekusi yang Teruji Lewat Tim FDE: Insignia diakui sebagai perpanjangan tangan pengiriman terpercaya dan bersertifikasi yang terintegrasi dengan tim FDE Databricks.
2. Integrasi Siklus Hidup AI Ujung-ke-Ujung: Solusi machine learning dan AI generatif yang siap produksi dengan integrasi MLOps penuh, memastikan model AI dapat dikelola dan dipantau secara andal.
3. Aktivasi Jalur Kerja Sama Global: Kolaborasi langsung untuk menggarap proyek transformasi data bernilai tinggi bagi perusahaan besar di Indonesia maupun perusahaan lokal di luar negeri.
Bagi sektor-sektor yang diatur ketat seperti perbankan, fintech, dan BUMN, kemitraan ini memadukan keahlian kepatuhan regulasi lokal Insignia dengan sistem tata kelola data Databricks, memberikan rasa aman untuk meningkatkan skala data dan AI.