MEDAN, Infotren Sumut - Kapolrestabes Medan Jean Calvijn Simanjuntak hadir di tengah-tengah massa yang sedang melakukan aksi demo untuk memberikan kesejukan dan ketertiban.

Kehadiran Calvijn di tengah-tengah massa ternyata dapat menyejukan hati massa yang awalnya memanas sejenak menjadi dingin.

Pada kesempatan itu Calvijn juga memfasilitasi perwakilan massa yang hadir untuk melakukan mediasi dengan jajaran Pemerintah Kota Medan sehingga menimbulkan simpatik massa.

Ditengah-tengah mediasi alih-alih Calvijn dapat menyejukan hati massa yang sempat memanas. Hingga menundukan kepalanya seiring berdoa bersama meminta petunjuk dari sang pencipta.

Pada saat ketegangan terjadi saat mediasi Kapolrestabes Medan tersebut memerintahkan massa untuk menundukan kepala dan memanjatkan doa bersama.

"Puji Tuhan, sampai dengan saat ini, semua saudara-saudaraku telah menunjukkan toleransi dan menyampaikan aspirasi dengan semangat yang luar biasa," bilang Calvijn, kepada massa yang berhasil ia netralkan, sembari mengatakan aksi damai pada Jum'at (27/02/26) kali ini berjalan dengan aman tertip dan terkendali.

"Terima kasih untuk penyampaian aspirasi yang luar biasa. Kami tetap melayani untuk masyarakat. Terima kasih semuanya, Tuhan memberkati, horas... horas... horas," ucap Calvijn menutup kegiatan aksi damai di hadapan wartawan.

Adapun tuntutan massa yang melakukan aksi pada saat itu tentang surat edaran Wali Kota Medan Nomor 500-7.1/540 tertanggal 13 Februari 2026 yang mengatur penjualan daging nonhalal. Atas kebijakan yang mereka anggap merugikan pedagang.