JAKARTA, Infotren.id - Purnawirawan jenderal Dudung Abdurachman kembali menunjukkan kiprahnya di dunia musik religi dengan meluncurkan lagu terbaru berjudul “Jangan Lupa Berdoa”. 

Press conference sekaligus launching digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, dalam suasana hangat dan sarat nuansa spiritual.

Dalam proyek musik terbarunya ini, Dudung menggandeng sejumlah figur publik yang populer di kalangan anak muda, yakni Fajar Sadboy, Jibon Pablo's, dan Ucox Bongax. Kolaborasi lintas generasi dan latar belakang ini menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi publik media sosial.

Acara peluncuran turut dimeriahkan oleh penampilan penyanyi Dorrein Latuputty. Momen kebersamaan semakin terasa dengan kehadiran puluhan anak yatim-piatu yang diundang secara khusus. Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustad Abey Ghifran.

Dudung mengungkapkan bahwa lagu “Jangan Lupa Berdoa” ditulis langsung olehnya sebagai bentuk refleksi atas berbagai bencana alam yang terjadi di wilayah Sumatra. Melalui karya tersebut, ia ingin mengingatkan masyarakat bahwa doa merupakan kekuatan utama dalam menghadapi setiap ujian kehidupan.

“Doa itu sangat mujarab. Apa yang terjadi dalam hidup kita sangat tergantung pada Yang Maha Kuasa. Yang penting kita berdoa, karena doa tidak ada kadaluarsanya. Kalau kita berdoa, insya Allah pasti Allah kabulkan,” ujar Dudung.

Menurutnya, doa adalah fondasi penting yang tidak mengenal batas waktu dan kondisi. Pesan spiritual inilah yang menjadi benang merah dalam lagu religi terbarunya, sekaligus menjadi ajakan bagi generasi muda untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan.

Proses pengambilan gambar video klip dilakukan di kawasan Cibubur dan disutradarai oleh CongQ Perwira bersama Virlan Wana Langgong. Fajar Sadboy mengaku pengalaman syuting terasa unik karena hujan beberapa kali turun saat proses produksi berlangsung. Namun, ia menganggap hal tersebut sebagai berkah, bahkan menyebut momen satu motor bersama Dudung sebagai pengalaman tak terlupakan.

Sutradara CongQ Perwira optimistis lagu “Jangan Lupa Berdoa” dapat diterima luas oleh masyarakat. Ia menilai perpaduan pesan religi yang kuat dengan konsep visual yang menarik akan membuat karya ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi sarana refleksi spiritual.