Infotren.id – Aktris dan produser film Acha Septriasa mengambil langkah baru dalam kariernya di industri perfilman Indonesia. Melalui rumah produksi Avarta Media, Acha akan menjalani debut sebagai sutradara dalam film berjudul "9 Aku, Love Heals", sebuah proyek yang diangkat dari kisah nyata dan sarat pesan kemanusiaan.
Film tersebut menjadi Intellectual Property (IP) pertama Avarta Media yang dikembangkan bersama Kanaya Film. Cerita "9 Aku, Love Heals" terinspirasi dari perjalanan hidup seorang perempuan bernama Wella yang sejak kecil menghadapi berbagai tantangan psikologis, termasuk gangguan identitas disosiatif atau Dissociative Identity Disorder (DID).
Acha menjelaskan bahwa pengembangan proyek ini sudah berlangsung sejak 2025. Tim kreatif terus menyempurnakan naskah melalui berbagai tahap pengembangan agar mampu menghadirkan cerita yang kuat sekaligus relevan dengan masyarakat.
"Kami ingin membuat karya yang bukan sekadar laris di pasar, tetapi juga mewakili cerita orang-orang di luar sana yang memiliki pengalaman hidup spesial dan layak didengar," ujar Acha.
Selain mengangkat isu kesehatan mental, film ini juga menyoroti dinamika keluarga disfungsional serta makna cinta tanpa syarat. Menurut penulis cerita Imelda, pesan-pesan tersebut menjadi alasan utama dirinya memperjuangkan adaptasi kisah ini sejak 2017.
"Satu tentang mental health, kedua dysfunctional family, lalu cinta tanpa syarat. Kemudian never give up karena Wella terus berjuang hingga mencapai pendidikan S2. Pada akhirnya, cerita ini menunjukkan bahwa cinta dapat menyembuhkan," kata Imelda.
Tagline "Love Heals" menjadi benang merah dalam film tersebut. Acha ingin menunjukkan bahwa kasih sayang tanpa syarat bukanlah sesuatu yang sederhana, melainkan proses yang kompleks dan penuh perjuangan.
Sementara itu, produser Ardi Dharma menyebut kehadiran "9 Aku, Love Heals" menjadi bagian dari komitmen Avarta Media dalam menghadirkan cerita-cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia.
Rencananya, proses syuting film "9 Aku, Love Heals" akan dimulai pada akhir tahun 2026. Hingga kini, Avarta Media masih merahasiakan jajaran pemain dan kru yang akan terlibat dalam produksi tersebut.