INFOTREN.ID - Di tengah hiruk pikuk spekulasi dan rumor yang beredar, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya angkat bicara. Apa yang sebenarnya terjadi dalam proses pemilihan Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK)? Apakah benar ada intervensi dari pihak istana? Simak selengkapnya!
Menkeu Pasang Badan: Pansel Harga Mati!
Kabar burung yang menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan langsung memberikan rekomendasi nama pengganti Mahendra Siregar, Mirza Adityaswara, dan Inarno Djajadi ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ternyata tidak benar. Menkeu Purbaya dengan tegas membantah rumor tersebut.
"Anda kata siapa? Informasinya salah," ucap Purbaya di Jakarta, Kamis (5/2/2026) dilansir dari Bloomberg Technoz.
Integritas Pasar Jadi Taruhan
Purbaya menambahkan bahwa mekanisme Pansel adalah amanat undang-undang yang harus ditaati. Lebih dari itu, ia menekankan bahwa proses seleksi ini berkaitan erat dengan integritas pengelolaan pasar keuangan.
"Karena berkaitan dengan integritas kita mengelola pasar," tegasnya.
Khawatirkan Kredibilitas
Menkeu Purbaya justru lebih khawatir jika proses pemilihan DK OJK tidak sesuai prosedur. Menurutnya, hal itu tidak hanya melanggar regulasi, tetapi juga dapat mengganggu kredibilitas lembaga OJK itu sendiri.


