DENPASAR, INFOTREN — PT Balkan Loft District melalui tim kuasa hukumnya dari RBP Asia secara resmi mengajukan Hak Jawab dan permintaan koreksi pemberitaan terkait artikel Infotren berjudul “Investasi Asing Bermasalah di Bali: Tavolo Group Diduga Tinggalkan Vendor Lokal dengan Tagihan Ratusan Juta.”
Dalam surat resmi tertanggal 14 Mei 2026 yang ditujukan kepada redaksi Infotren, perusahaan menilai sebagian isi pemberitaan tidak mencerminkan informasi secara utuh dan berpotensi membentuk persepsi publik yang keliru terhadap kegiatan usaha perusahaan.
Hak Jawab tersebut diajukan berdasarkan Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik yang menjamin hak klarifikasi bagi pihak yang disebut dalam sebuah pemberitaan.
Melalui surat tersebut, PT Balkan Loft District membantah anggapan bahwa proyek apartemen di kawasan Kerobokan merupakan proyek terbengkalai ataupun skema investasi fiktif.
Perusahaan menegaskan bahwa PT Balkan Loft District merupakan badan usaha yang sah secara hukum di Indonesia dan disebut memiliki legalitas usaha lengkap, termasuk izin operasional yang masih berlaku. Pihak perusahaan juga menyatakan proyek pembangunan masih berjalan dengan progres yang terdokumentasi.
Menurut penjelasan kuasa hukum, persoalan yang terjadi disebut sebagai sengketa komersial biasa antara perusahaan dan sejumlah kontraktor maupun vendor terkait kualitas pekerjaan, biaya perbaikan, dan kewajiban pembayaran.
Dalam klarifikasinya, perusahaan juga menolak keterkaitan sengketa tersebut dengan Tavolo Group. Kuasa hukum menyebut Tavolo merupakan entitas yang berbeda dan tidak memiliki hubungan hukum langsung dengan kontrak konstruksi yang menjadi pokok persoalan dalam pemberitaan sebelumnya.
“PT Balkan Loft District adalah satu-satunya pihak yang secara hukum terikat kontrak dengan vendor terkait,” tulis kuasa hukum perusahaan dalam surat tersebut.
Terkait dugaan tunggakan pembayaran vendor, perusahaan turut memaparkan rincian nilai kontrak salah satu pekerjaan furnitur yang disebut memiliki total nilai Rp615.391.376.