INFOTREN.ID - Masyarakat Badui Lebak Banten kembali melaksanakan tradisi dari para leluhur yang masih terus mereka lakukan hingga hari ini, yaitu Tradisi Seba.
Tradisi Seba atau persembahan sebagai ungkapan rasa syukur dengan membawa komoditas hasil bumi selama setahun menjadi bagian yang tidak akan ditinggalkan oleh Warga Badui Kabupaten Lebak Provinsi Banten.
Masyarakat Badui menggelar perayaan tahunan tersebut adalah untuk menjaga amanah dari para leluhur yang tentunya harus mereka lestarikan agar tidak hilang ditelan oleh jaman.
Biasanya, dalam menjalankan tradisi Seba, masyarakat Badui akan membawa komoditas hasil bumi, seperti beras huma, pisang, gula aren, terigu laksa, iris, ja'at dan minuman madu dan lainnya.
Warga Badui dalam dan luar bersilaturahmi bersama Bupati Lebak dan Gubernur Banten sebagai wujud ungkapan rasa syukur dari komoditas hasil bumi.
Pada tahun ini, Perayaan Tradisi Seba dilaksanakan pada hari Jumat malam bersama Bupati Lebak (02/05/2025), dan Sabtu Malam (03/05/2025) bersama Gubernur Banten.
"Perayaan tradisi Seba bersama Bupati Lebak itu dilaksanakan pada Jumat (2/5) malam dan Gubernur Banten pada Sabtu (3/5) malam," kata Medi, selaku Sekretaris Desa Kanekes Kabupaten Lebak, seperti dikutip Infotren dari laman ANTARA Banten.
Medi juga mengatakan bahwa Perayaan ini wajib dilakukan bersama Bupati Lebak dan Gubernur Banten guna menghindari malapateka bencana di masa depan.
"Kami wajib melaksanakan ritual sakral Seba bersama kepala daerah di Banten, karena warisan budaya leluhur dan jika tidak dilaksanakan khawatir menimbulkan malapetaka bencana," kata Medi.

