- INFOTREN.ID - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, telah menetapkan standar baru dalam kepemimpinan pelayanan publik yang kini menjadi tolok ukur bagi para pejabat di tingkat bawah. Pola kepemimpinannya yang mengedepankan interaksi langsung dengan masyarakat dinilai sangat efektif.
Pendekatan ini kerap menampilkan Wali Kota Eri Cahyadi turun ke lapangan, menyapa warga, dan mendengarkan langsung keluhan yang mereka hadapi. Cara ini terbukti mampu membangun kedekatan dan kepercayaan publik.
Melihat keberhasilan tersebut, Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, mengajak seluruh jajaran camat dan lurah di Kota Pahlawan untuk mengadopsi gaya kepemimpinan serupa. Transformasi pelayanan publik menjadi fokus utama yang diharapkan dapat dipercepat.
Fathoni menekankan pentingnya responsivitas terhadap setiap keluhan yang disampaikan oleh warga. Ia berpandangan bahwa setiap masukan dari masyarakat seharusnya menjadi bahan evaluasi yang berharga untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan.
"Setiap keluhan dari masyarakat harus menjadi catatan penting bagi kami untuk terus melakukan perbaikan," ujar Arif Fathoni. Pernyataan ini menegaskan komitmen untuk menjadikan masukan warga sebagai pendorong inovasi pelayanan.
Ia menambahkan bahwa pendekatan ini sejalan dengan semangat untuk mempercepat transformasi pelayanan publik di Surabaya. Tujuannya adalah agar masyarakat merasakan dampak positif dari kehadiran pemerintah secara langsung.
"Kita harus bergerak cepat dan tanggap dalam melayani kebutuhan warga, seperti yang dicontohkan oleh Bapak Wali Kota," kata Arif Fathoni. Hal ini menunjukkan adanya arahan yang jelas untuk meniru praktik baik yang sudah ada.
Dengan demikian, diharapkan seluruh elemen pemerintahan di tingkat kecamatan dan kelurahan dapat mengimplementasikan pola kepemimpinan yang berorientasi pada kepuasan dan kesejahteraan warga Surabaya.
Dikutip dari HOTNEWS.ID, inisiatif ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelayanan publik di Surabaya tidak hanya efisien, tetapi juga humanis dan responsif terhadap aspirasi masyarakat.