INFOTREN.ID - Film komedi Agak Laen: Menyala Pantiku! berhasil melampaui perolehan penonton film pertamanya, Agak Laen, dalam waktu kurang dari satu bulan. Sampai dengan hari Kamis, 25 Desember 2025 pukul 13.00 WIB, film kedua grup siniar Agak Laen itu tercatat meraih lebih dari 9.150.000 penonton

Padahal film komedi ini belum sebulan tayang di bioskop, tepatnya mulai tayang pada 27 November 2025. Penulis dan sutradara Muhadkly Acho menyatakan rasa tidak percaya dan syukur karena film Agak Laen 2 itu bisa melampaui pencapaian 9 juta penonton pada film pertama

Dengan jumlah perolehan penonton tersebut, film Agak Laen: Menyala Pantiku! pun menempati peringkat tiga besar Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa. Sementara film pertamanya, Agak Laen kini bergeser satu peringkat di bawahnya menjadi Film Keempat Indonesia Terlaris Sepanjang Masa.

Selama ini saya selalu bilang kalau mustahil bisa 9 juta lagi, ternyata saya salah. Kalkulator saya beda sama kalkulator Tuhan,” ujar Acho, dilansir dari Antara, 25 Desember 2025.

Mustahil buat saya, ternyata hal kecil buat Tuhan. Bahkan, kini bisa melewati film pertamanya. Terima kasih untuk teman-teman penonton yang sudah menemani perjalanan film Agak Laen: Menyala Pantiku!” sambungnya.

iklan sidebar-1

Agak Laen: Menyala Pantiku! berhasil melampaui perolehan penonton film pertamanya, Agak Laen, dalam waktu kurang dari satu bulan.  foto: Instagram @imajinari.id

Terharu sekali melihat antusiasme dari penonton Indonesia yang sudah ikut meramaikan film Agak Laen: Menyala Pantiku!” timpal Ernest Prakasa selaku produser film pertama dan kedua Agak Laen.

Terima kasih teman-teman penonton, ternyata nyala api untuk film ini masih sangat membara, dan berkat dukungan penonton film kami masih tayang sampai hari ini. Buat yang belum, gaskan! Mumpung lagi liburan,” tambahnya.

Sebelumnya, para ketua kwartet Agak Laen: Bene Dion, Boris Bokir, Indra Jegel, dan Oki Rengga sempat mencari ide nazar ke warganet, jika kelak film Agak Laen: Menyala Pantiku! melewati jumlah penonton film pertamanya.