INFOTREN.ID - Menjelang pernikahan, banyak calon pengantin kini semakin selektif dalam memilih pasangan hidup. Peran media sosial dalam membentuk persepsi dan standar hubungan asmara menuju jenjang pernikahan pun semakin terasa.

Namun, muncul kekhawatiran bahwa standar yang terbentuk di media sosial terkadang bias. Hal-hal yang seharusnya menjadi dasar hubungan sehat justru seringkali dianggap sebagai pencapaian luar biasa.

Fenomena ini berpotensi membuat seseorang mengabaikan tanda-tanda bahaya atau yang sering disebut "red flag". Akibatnya, calon pengantin bisa saja tanpa sadar mengabaikan potensi masalah dalam hubungan mereka.

Untuk memberikan edukasi yang lebih mendalam mengenai hal ini, Komunitas WoliFriends akan menyelenggarakan sebuah sesi Kuliah WhatsApp (Kulwap). Sesi ini bertujuan untuk membekali calon pengantin dengan pemahaman yang lebih baik.

Acara bertajuk "Bare Minimum atau Red Flag? Ketahui Sebelum Pilih Pasangan" ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada hari Minggu, 26 Juli 2026. Sesi edukasi ini akan dimulai pada pukul 19.30 WIB.

Melalui Kulwap ini, diharapkan publik dapat lebih memahami perbedaan antara standar minimal yang wajar dalam sebuah hubungan. Pemahaman ini penting agar calon pengantin tidak terjebak dalam persepsi yang keliru.

"Banyak calon pengantin yang kini mulai cermat dalam memilih pasangan hidup," demikian pernyataan yang diangkat dari sumber aslinya.

"Munculnya berbagai konten seputar hubungan di media sosial turut membentuk persepsi dan standar dalam menjalin asmara menuju jenjang pernikahan," tambah pernyataan tersebut.

Lebih lanjut, sumber asli artikel menyoroti, "tak jarang standar tersebut menjadi bias, di mana hal-hal yang seharusnya menjadi kewajaran dalam hubungan sehat justru dianggap sebagai pencapaian luar biasa."