INFOTREN.ID - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri kembali mencatatkan prestasi signifikan dalam upaya memberantas peredaran narkotika lintas negara. Operasi terbaru ini berhasil menjerat dua orang yang sebelumnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh pihak kepolisian.

Penangkapan dua buronan tersebut merupakan hasil tindak lanjut dari pengungkapan kasus narkotika kelas berat skala besar yang telah ditangani sebelumnya oleh institusi kepolisian. Operasi ini menunjukkan komitmen Polri dalam memutus rantai distribusi narkoba internasional.

Lokasi spesifik penangkapan kedua target operasi ini berada di wilayah Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Wilayah ini memang kerap menjadi titik rawan perlintasan peredaran gelap narkotika antara Indonesia dan Malaysia.

Dalam rangkaian operasi penangkapan yang berhasil ini, petugas tidak hanya sukses mengamankan para pelaku yang dicari. Pihak kepolisian juga berhasil menyita sejumlah besar barang bukti yang nilainya diperkirakan sangat tinggi.

Barang bukti yang berhasil disita terdiri dari narkotika jenis sabu-sabu dalam jumlah puluhan kilogram. Sitaan ini mengindikasikan bahwa jaringan yang dibongkar memiliki kapasitas distribusi yang sangat besar dalam skala internasional.

Selain sabu-sabu, petugas juga menemukan zat adiktif berbahaya lainnya yang turut diamankan sebagai barang bukti. Zat tambahan yang disita dalam kasus ini adalah narkotika jenis ketamin, memperkaya jumlah total barang sitaan.

Dikutip dari HOTNEWS.ID, penangkapan ini berkaitan erat dengan kasus peredaran narkotika kelas berat jaringan internasional antara Indonesia dan Malaysia. Hal ini menegaskan bahwa sindikat tersebut memiliki koneksi lintas batas negara yang kuat.

"Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri berhasil mengamankan dua orang yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)," merupakan pernyataan yang menegaskan keberhasilan penangkapan buronan tersebut.

Lebih lanjut, "Operasi penangkapan kedua buronan tersebut dilaksanakan di wilayah Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau," mengonfirmasi lokasi presisi di mana para pelaku berhasil dicokok oleh tim gabungan.