INFOTREN.ID - Sebuah kabar menggembirakan datang dari dunia seni pertunjukan tradisional Jawa Timur, khususnya dari Kota Ponorogo. Grup kesenian yang membawa semangat baru berhasil mencuri perhatian banyak pihak dalam sebuah festival budaya bergengsi.
Grup yang dimaksud adalah Reyog Garudo Djoyo Manggolo, perwakilan dari Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 5 Ponorogo. Kehadiran mereka di kancah festival besar ini langsung meninggalkan kesan mendalam bagi penonton maupun dewan penilai.
Prestasi ini menjadi sangat istimewa karena ini merupakan kali pertama bagi tim dari SRT 5 Ponorogo untuk berpartisipasi di Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXXI tahun 2026. Mereka langsung unjuk gigi di panggung utama pelestarian budaya reog.
FNRP XXXI ini sendiri merupakan ajang tertinggi dan paling disegani dalam upaya melestarikan kesenian Reog, di mana piala bergengsi Piala Presiden Republik Indonesia diperebutkan. Keikutsertaan mereka menunjukkan antusiasme generasi muda terhadap warisan leluhur.
Secara mengejutkan, Reyog Garudo Djoyo Manggolo mampu menembus seleksi ketat dan meraih penghargaan penting dalam kategori 10 besar Pelestari Budaya. Pencapaian ini membuktikan kualitas seni yang mereka usung sejak penampilan perdana di FNRP.
Keberhasilan ini menandakan bahwa regenerasi pelestari budaya reog di Ponorogo berjalan dengan baik, bahkan melalui wadah pendidikan non-konvensional seperti Sekolah Rakyat. Kualitas pertunjukan mereka diakui secara nasional.
"Kabar membanggakan datang dari dunia seni pertunjukan tradisi di Ponorogo," sebagaimana dikutip dari HOTNEWS.ID. Pernyataan ini menggarisbawahi betapa signifikan pencapaian yang diraih oleh para pelajar tersebut.
Kemenangan ini bukan hanya sekadar penghargaan, melainkan validasi atas upaya keras dalam menjaga dan menampilkan kesenian Reog dengan pakem yang benar di mata para ahli budaya. Mereka berhasil membuktikan diri layak bersanding dengan grup-grup senior.
Kesuksesan Reyog Garudo Djoyo Manggolo di ajang FNRP 2026 ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk lebih aktif dalam pembinaan dan pelestarian seni budaya daerah. Ini adalah langkah maju bagi masa depan Reog Ponorogo.