INFOTREN.ID - Perkembangan terbaru dalam dinamika konflik regional Timur Tengah kembali menarik perhatian dunia internasional. Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyampaikan sorotan tajam mengenai operasi militer yang dilancarkan oleh Israel di wilayah Lebanon.

Sorotan utama Trump berpusat pada metode penargetan yang digunakan dalam serangan udara Israel baru-baru ini. Hal ini menandakan adanya kekhawatiran serius mengenai dampak operasi tersebut di lapangan.

Secara spesifik, mantan pemimpin AS tersebut menyoroti isu proporsionalitas dalam serangan tersebut. Ia menekankan bahwa tidak semua individu yang berada di lokasi sasaran memiliki keterkaitan langsung dengan kelompok Hizbullah.

Kekhawatiran ini muncul karena adanya potensi korban sipil atau penghuni yang tidak terlibat secara langsung dalam konflik militer tersebut. Isu mengenai korban sipil selalu menjadi titik sensitif dalam setiap eskalasi konflik bersenjata.

Dilansir dari Aljazeera pada hari Selasa, tanggal 16 Juni 2026, Donald Trump menyampaikan pandangannya terkait situasi yang terus memanas ini. Tanggal tersebut menjadi penanda waktu ketika pernyataan kritis ini disampaikan kepada publik.

Trump juga secara tegas menyampaikan pandangannya mengenai durasi konflik yang berkepanjangan antara pihak Israel dan Hizbullah. Ia menggarisbawahi bahwa situasi ketegangan ini telah berlangsung terlalu lama.

Mengenai isu proporsionalitas, Trump menyatakan keprihatinannya tentang korban non-kombatan. "Tidak semua korban sipil atau penghuni yang berada di lokasi penyerangan memiliki kaitan langsung dengan kelompok Hizbullah," ujar Donald Trump.

Lebih lanjut, ia menekankan urgensi untuk segera mengakhiri ketegangan ini. Mengenai lamanya konflik, Trump menegaskan, "Eskalasi ini telah berlangsung terlalu lama," kata beliau.

Pernyataan ini memberikan perspektif dari mantan pemimpin AS mengenai perlunya peninjauan ulang terhadap strategi militer yang diterapkan. Hal ini sekaligus menjadi dorongan agar pihak terkait mencari solusi diplomatis yang lebih efektif.