INFOTREN.ID - Yamaha secara resmi memperkenalkan skuter listrik NVX 155, yang dikenal sebagai Aerox E, di pasar Asia. Peluncuran ini menandai kehadiran versi elektrifikasi dari lini skuter Aerox yang populer. Namun, kehadiran model listrik ini di Indonesia belum dapat dipastikan oleh pihak pabrikan.

Secara keseluruhan, Aerox E mempertahankan desain yang sangat mirip dengan versi bertenaga bensin yang saat ini beredar di pasaran. Skuter listrik ini dilengkapi dengan fitur-fitur modern seperti lampu depan LED ganda, lampu belakang LED, sistem kunci pintar (smart key), jok dua tingkat yang terintegrasi, serta fairing depan berlapis yang menjadi ciri khas Aerox.

Sistem sasis Yamaha NVX 155 E juga tidak mengalami perubahan signifikan. Mengadopsi suspensi depan teleskopik, peredam kejut belakang ganda, velg alloy berukuran 14 inci, dan pengereman cakram depan dengan ABS terintegrasi.

Dibandingkan dengan Aerox bermesin konvensional, versi listrik ini mendapatkan beberapa peningkatan penting. Lampu sein kini menggunakan teknologi LED, rem belakang juga sudah cakram, dan panel instrumen telah diperbarui dengan layar TFT digital. Layar ini menawarkan konektivitas ke smartphone melalui aplikasi, memungkinkan pengguna memantau informasi cuaca, menerima notifikasi, mengontrol pemutaran musik, dan memanfaatkan fitur navigasi.

Tenaga Aerox E disuplai oleh dua paket baterai yang dapat dilepas, masing-masing berkapasitas 1,5 kWh, sehingga total kapasitas baterainya mencapai 3 kWh. Baterai ini ditempatkan di bawah jok, memudahkan pengguna untuk melepasnya guna pengisian daya di luar kendaraan. Yamaha mengklaim Aerox E mampu menempuh jarak hingga 117 km dalam sekali pengisian penuh.

Port pengisian daya terintegrasi langsung pada bodi kendaraan, dengan kompartemen penyimpanan khusus untuk charger agar mudah dibawa. Skuter ini menawarkan tiga mode berkendara: Eco, Standard, dan Power, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengendara. Selain itu, terdapat fitur Mode Boost yang dapat diaktifkan melalui tombol pada panel kontrol. Mode ini memberikan lonjakan tenaga motor secara singkat untuk akselerasi ekstra, sangat berguna saat menyalip atau membutuhkan daya cepat.

Karena kehadiran baterai, Yamaha NVX E 155 memiliki bobot sekitar 13 kg lebih berat dibandingkan versi mesin pembakaran internal. Motor listriknya terletak di roda belakang dan terhubung melalui sistem penggerak sabuk, menghasilkan daya sekitar 13 tenaga kuda dan torsi maksimum 48 Nm.

Hingga kini, belum ada informasi resmi mengenai jadwal penjualan skuter listrik ini di pasar Asia Tenggara, termasuk di Indonesia.