INFOTREN.ID - PT Wahana Interfood Nusantara Tbk, yang lebih dikenal sebagai Win&Co Group (kode saham COCO), kini tengah gencar menjajaki berbagai peluang ekspansi bisnis. Langkah ini mencakup strategi pertumbuhan baik secara organik maupun anorganik.

Fokus utama dari penjajakan ini adalah potensi akuisisi strategis yang diharapkan mampu memperkuat portofolio usaha perseroan yang sudah ada. Akuisisi ini secara spesifik membidik sektor makanan dan minuman (mamin).

CEO Win&Co Group, Sugianto Soenario, mengungkapkan bahwa perusahaan memiliki rencana ambisius untuk mengembangkan sayap di sektor food and ingredients serta fast moving consumer goods (FMCG). Target kategori produk mencakup biskuit, wafer, makanan ringan, dan confectionery di luar cokelat, yang menunjukkan prospek pertumbuhan tinggi.

"Sebagai perusahaan yang terus berkembang, kami melihat pentingnya memperkuat kapabilitas bisnis melalui kemitraan strategis maupun potensi akuisisi," ujar Sugianto Soenario, dilansir dari IDN Times.

Ia melanjutkan bahwa langkah strategis ini merupakan bagian integral dari upaya perusahaan untuk memperluas jangkauan bisnis secara keseluruhan. Tujuannya adalah memperkuat posisi Win&Co Group baik di pasar regional maupun skala global.

"Langkah ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperluas skala bisnis serta memperkuat kapabilitas operasional guna mendukung pertumbuhan jangka panjang," kata Sugianto Soenario dalam keterangannya pada Rabu (18/3/2026).

Melalui manuver akuisisi ini, Win&Co Group berharap dapat mengakselerasi pengembangan jaringan distribusi yang dimiliki. Selain itu, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi dan penetrasi pasar di kancah regional maupun internasional.

Lebih lanjut, Sugianto menyoroti potensi pasar Asia Tenggara yang sangat menjanjikan, terutama pada sektor FMCG. Berdasarkan berbagai laporan industri, pasar ini diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan tahunan (CAGR) antara 5 persen hingga 8 persen.

"Sejalan dengan strategi tersebut, kawasan Asia Tenggara menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat, khususnya pada sektor Fast Moving Consumer Goods (FMCG). Berdasarkan berbagai laporan industri, pasar FMCG di kawasan ini diproyeksikan tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan (CAGR) di kisaran 5 persen–8 persen," tegasnya.