INFOTREN.ID - Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, berhasil menjuarai turnamen BWF World Tour Super 1000 China Open 2025 setelah mengalahkan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dalam laga final yang digelar di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, pada Minggu (27/07/2025).

‎‎Fajar/Fikri tampil memukau sejak awal pertandingan. Mereka langsung menunjukkan dominasi dengan permainan cepat dan agresif, membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan.

‎‎Pada gim pertama, pasangan baru ganda putra Indonesia ini langsung tancap gas dan memimpin jauh 9-1. Mereka terus menjaga tempo permainan hingga menutup interval dengan skor 11-2. Meskipun pasangan Malaysia sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 13-16 setelah meraih lima poin beruntun, Fajar/Fikri mampu kembali mengendalikan ritme pertandingan. Gim pertama akhirnya ditutup dengan kemenangan 21-15.

‎‎Memasuki gim kedua, Fajar/Fikri kembali menunjukkan dominasi. Mereka membuka keunggulan 4-1, lalu memperlebar jarak menjadi 11-6 di interval. Permainan solid dari sisi bertahan maupun serangan membuat pasangan Malaysia kembali kesulitan mengejar. Fajar/Fikri akhirnya mengakhiri gim kedua dengan skor 21-14.

‎‎Kemenangan ini sangat spesial bagi Fajar/Fikri karena menjadi gelar pertama mereka di level Super 1000 sepanjang tahun 2025. Tak hanya itu, gelar ini juga menjadi satu-satunya prestasi yang diraih Indonesia di ajang China Open tahun ini.

‎Sementara itu, tuan rumah China tampil sangat dominan dengan merebut empat dari lima gelar yang diperebutkan di turnamen berhadiah total 2 juta dolar AS (sekitar Rp32,7 miliar).

‎‎Gelar pertama China datang dari sektor ganda campuran, ketika pasangan unggulan pertama Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping menaklukkan rekan senegara mereka, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xing, dengan skor 23-21, 21-17.

‎Di sektor ganda putri, pasangan Liu Sheng Shu/Tan Ning juga tampil perkasa dengan mengalahkan pasangan unggulan lainnya, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian, dalam pertandingan ketat tiga gim dengan skor 24-22, 17-21, 21-14.

‎Di nomor tunggal putra, andalan tuan rumah Shi Yu Qi sukses menundukkan juara bertahan Wang Zheng Xing. Meski sempat kalah di gim pertama 14-21, Shi bangkit di dua gim berikutnya dan menang 21-14, 21-15 untuk mengamankan gelar.