INFOTREN.ID - Sebuah insiden tragis mengguncang kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada Sabtu malam, di mana seorang anak laki-laki berusia empat tahun meninggal dunia setelah insiden yang sangat memilukan. Peristiwa ini melibatkan korban yang terperosok ke dalam lubang galian konstruksi yang cukup dalam.

Korban yang diketahui berinisial I (4 tahun) dilaporkan mengalami kecelakaan fatal setelah berjuang untuk bertahan hidup dalam jebakan maut tersebut. Proses evakuasi memakan waktu berjam-jam sebelum akhirnya korban berhasil ditemukan dalam kondisi yang mengkhawatirkan.

Peristiwa nahas ini mulai terungkap menjelang tengah malam pada hari Sabtu. Sebelum insiden terjadi, korban dilaporkan tengah bermain bersama teman-temannya di sekitar lokasi proyek pembangunan tersebut.

Lubang tempat bocah malang itu terperosok memiliki kedalaman yang sangat mengkhawatirkan bagi anak seusianya. Kedalaman lubang tersebut dilaporkan mencapai sekitar 3,7 meter, menjadi faktor utama kesulitan dalam proses evakuasi.

Kejadian ini menyoroti pentingnya pengawasan ketat di area konstruksi, terutama jika berada dekat dengan area bermain anak-anak. Upaya penyelamatan intensif telah dilakukan oleh tim gabungan untuk mengeluarkan korban dari jebakan tersebut.

Setelah melalui perjuangan panjang yang menyita waktu berjam-jam, korban akhirnya berhasil dievakuasi dari lubang menganga tersebut. Sayangnya, meskipun telah berusaha maksimal, nyawa korban tidak tertolong.

Dilansir dari HOTNEWS.ID, disebutkan bahwa insiden ini merupakan tragedi yang menyayat hati yang menimpa bocah laki-laki berinisial I (4 tahun) di wilayah Tebet, Jakarta Selatan.

Lebih lanjut, media tersebut juga mengonfirmasi bahwa korban dilaporkan meninggal dunia setelah berjuang untuk hidup usai terjebak dalam sebuah lubang konstruksi yang cukup dalam. "Korban dilaporkan meninggal dunia setelah berjuang untuk hidup usai terjebak dalam sebuah lubang konstruksi yang cukup dalam," demikian keterangan yang disampaikan.

"Peristiwa nahas ini terjadi dan mulai terungkap pada Sabtu malam, tepatnya menjelang tengah malam," imbuh sumber berita tersebut, menegaskan waktu kejadian yang hampir mendekati pergantian hari.