INFOTREN.ID - Aipda Santho Simanjuntak, seorang anggota kepolisian yang bertugas di Polres Kapuas, Kalimantan Tengah, telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam pengelolaan keuangan institusi. Disiplin ketat yang ia terapkan dalam manajemen anggaran membuahkan hasil yang sangat membanggakan.

Pencapaian signifikan tersebut dibuktikan dengan perolehan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) yang nilainya sempurna. Prestasi ini berhasil dipertahankan oleh Aipda Santho selama tiga tahun secara berturut-turut, sebuah rekor yang jarang terjadi.

Selain kepiawaiannya dalam administrasi anggaran, Ps Kasi Keuangan Polres Kapuas ini juga dikenal memiliki integritas moral yang tinggi di kalangan rekan kerjanya. Ia dihormati karena kejujuran dan sikap bertanggung jawab yang selalu ia tunjukkan dalam setiap tugas.

Sikap terpuji Aipda Santho ini menarik perhatian salah satu sahabatnya, yang kemudian mengusulkan namanya untuk ajang penghargaan bergengsi. Sosok yang mengusulkan adalah Mutiq Kartika, yang melihat langsung dedikasi sang anggota polisi.

Mutiq Kartika mengajukan Aipda Santho untuk dipertimbangkan dalam program bergengsi Hoegeng Awards 2026. Pengajuan ini didasarkan pada rekam jejak kinerja yang konsisten dan penuh integritas di lingkungan Polres Kapuas.

"Saya mengajukan sosok beliau menjadi polisi berintegritas karena kesetiaan, kejujuran, serta loyalitas yang tinggi dalam melaksanakan dan menyelesaikan tanggung jawabnya sebagai anggota polisi di Polres Kapuas yang beberapa kali mendapatkan penghargaan mengenai pencapain IKPA terbaik berturut-turut," kata Mutiq Kartika.

Kutipan tersebut menegaskan bahwa pengajuan tersebut bukan tanpa alasan, melainkan merupakan respons atas kinerja nyata Aipda Santho sebagai Bendahara Satker. Kesetiaan dan loyalitasnya dalam mengemban amanah sangat diapresiasi oleh Mutiq Kartika.

Prestasi meraih IKPA terbaik berturut-turut ini menjadi bukti nyata bahwa disiplin dalam tata kelola anggaran dapat berjalan seiring dengan tuntutan profesionalisme kepolisian. Hal ini menjadikan Aipda Santho sebagai figur panutan di wilayah hukum Polda Kalimantan Tengah.

Kejujuran dan akuntabilitas yang ditunjukkan Aipda Santho dalam mengelola dana publik patut menjadi contoh bagi satuan kerja lainnya di institusi kepolisian. Ia membuktikan bahwa profesionalisme keuangan dapat dicapai tanpa mengorbankan nilai-nilai luhur.