INFOTREN.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya secara resmi meluncurkan empat unit mobil perpustakaan keliling yang sepenuhnya menggunakan tenaga listrik. Langkah inovatif ini merupakan bagian dari upaya serius pemerintah kota dalam memperluas jangkauan layanan literasi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Penambahan armada baru ini juga bertepatan dengan perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733, menandai komitmen Pemkot terhadap pengembangan budaya baca sekaligus mendukung agenda transportasi berkelanjutan.

Fasilitas yang disematkan dalam mobil perpustakaan listrik ini cukup lengkap, mencakup ribuan koleksi buku, sarana untuk kegiatan mendongeng, hingga perangkat belajar interaktif. Semua layanan ini dapat diakses tanpa dipungut biaya oleh anak-anak maupun warga umum.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Surabaya, Yusuf Masruh, menjelaskan bahwa jangkauan operasional mobil-mobil ini dirancang untuk melampaui institusi pendidikan formal saja. Armada ini dipersiapkan untuk melayani kegiatan literasi di tingkat komunitas lokal dan area pemukiman padat penduduk.

"Mobil listrik itu nanti memfasilitasi komunitas, RT/RW kalau acara literasi, termasuk masuk ke sekolah-sekolah," jelas Yusuf Masruh.

Dijadwalkan, pengoperasian resmi dari keempat unit mobil perpustakaan listrik yang baru ini akan dimulai pada bulan Mei 2026 mendatang. Kehadiran armada ramah lingkungan ini akan signifikan menambah jumlah total kendaraan literasi keliling yang dimiliki Surabaya.

"Yang lama kan (mobil konvensional) ada empat, dan yang baru nanti ada empat. Jadi total nanti ada delapan mobil perpustakaan," terangnya.

Pemkot Surabaya mengklaim bahwa penggunaan sumber daya listrik pada seluruh armada tambahan ini akan meningkatkan efisiensi operasional harian secara signifikan. Selain itu, langkah ini juga berfungsi sebagai sarana kampanye nyata mengenai pentingnya penggunaan transportasi bersih di lingkungan perkotaan.

"Kita pakai mobil perpustakaan listrik, agar efektif, praktis dan ramah lingkungan," imbuhnya.