INFOTREN.ID - Sejumlah besar wilayah di Provinsi Aceh mengalami pemadaman listrik secara mendadak pada Senin malam, tanggal 25 Mei 2026. Gangguan ini terjadi setelah aliran listrik sempat menunjukkan kedipan sebelum akhirnya terputus total.

Gangguan kelistrikan ini berdampak luas, dirasakan oleh masyarakat di beberapa wilayah penting seperti Kabupaten Aceh Besar, Kota Banda Aceh, Kabupaten Pidie, dan Kabupaten Aceh Utara. Peristiwa padam total ini mulai terjadi sekitar pukul 19.24 WIB.

Kondisi padam listrik tersebut dilaporkan masih berlangsung di beberapa lokasi hingga pukul 20.36 WIB, menunjukkan adanya ketidakstabilan signifikan dalam sistem kelistrikan regional saat itu.

Dilansir dari Detikcom, ketidakstabilan jaringan subsistem setempat menjadi penyebab utama terjadinya pemadaman listrik masal tersebut. Hal ini memicu respons cepat dari pihak penyedia layanan kelistrikan.

Manager Komunikasi & TJSL PLN UID Aceh, Lukman Hakim, memberikan keterangan resmi mengenai situasi yang terjadi pada malam itu. Pihak PLN mengakui adanya kendala operasional yang menyebabkan pemadaman berulang.

"Pemulihan sistem kelistrikan di wilayah subsistem Aceh saat ini masih belum stabil yang mengakibatkan jaringan kembali mengalami padam di beberapa wilayah," jelas Lukman Hakim pada Senin (25/5/2026).

Sebagai langkah taktis penanggulangan, manajemen PLN segera mengambil tindakan dengan memaksimalkan penggunaan pembangkit listrik cadangan yang tersedia. Langkah ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan pasokan listrik bagi pelanggan.

PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang harus merasakan dampak dari situasi gangguan kelistrikan yang terjadi di wilayah terdampak.

"Kami berkomitmen untuk melakukan upaya semaksimal mungkin dengan menerjunkan tim siaga yang dikerahkan 24 jam penuh di lapangan agar sistem kelistrikan dapat segera pulih sepenuhnya," ujar Lukman Hakim.