INFOTREN.ID - Sebuah inovasi teknologi menarik perhatian publik ketika robot humanoid ultra-bionik dari perusahaan Tiongkok, UBTECH, tampil perdana di atas panggung peragaan busana. Acara bergengsi ini berlangsung di Shenzhen, menandai peluncuran global dari teknologi mutakhir mereka.
Robot-robot yang hadir dalam acara tersebut memiliki tinggi setara manusia dan diklaim dilengkapi dengan kulit silikon yang sangat realistis. Selain itu, mereka juga dirancang untuk menampilkan ekspresi wajah yang hidup, menambah kesan futuristik.
Namun, penampilan robot humanoid ini justru memicu beragam reaksi, terutama dari kalangan netizen di dunia maya. Kritikan tajam dilayangkan terkait dengan pergerakan robot yang dinilai kurang luwes saat berjalan di atas catwalk.
Pergerakan yang dianggap kaku ini lantas menimbulkan perbandingan yang cukup unik dari para pengamat di media sosial. Beberapa netizen menyamakannya dengan "zombi estetis" yang bergerak lambat dan tidak natural.
Ada pula yang mengibaratkan robot-robot tersebut dengan "maneken berjalan" yang hanya menampilkan visual tanpa dinamika pergerakan yang luwes. Perbandingan ini mencerminkan ekspektasi publik terhadap teknologi robotik yang semakin canggih.
Perusahaan UBTECH sendiri mengklaim bahwa robot humanoid mereka merupakan yang pertama di dunia yang diproduksi secara massal menggunakan teknologi ultra-bionik. Klaim ini menyoroti ambisi perusahaan untuk menjadi pemimpin dalam industri robotika humanoid.
Robot-robot ini hadir dalam dua varian, yaitu versi pria dan wanita, yang menunjukkan upaya UBTECH untuk menciptakan representasi robot yang lebih beragam. Fitur wajah, gaya rambut, hingga riasan pada robot ini pun dapat disesuaikan sesuai keinginan.
"Robot humanoid ultra-bionik garapan perusahaan Tiongkok, UBTECH, baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah tampil di atas panggung peragaan busana di Shenzhen," demikian dikutip dari JAKARTAHYPE.COM.
"Kehadiran robot setinggi manusia ini dalam acara peluncuran global perusahaan tersebut disambut dengan reaksi yang beragam dari masyarakat," demikian dikutip dari JAKARTAHYPE.COM.