PT Pyridam Farma Tbk. (PYFA) melalui anak usahanya, PT Ethica Industri Farmasi (PT EIF), mengambil langkah besar untuk memperkuat dominasi di sektor farmasi nasional. Perusahaan ini secara resmi mengumumkan perluasan kapasitas produksi sediaan injeksi steril guna memenuhi kebutuhan medis yang terus melonjak tajam. Inisiatif strategis ini menjadi bagian dari visi jangka panjang perseroan dalam memperkokoh struktur manufaktur obat-obatan di dalam negeri.

Direktur PYFA, Bejo Stefanus, mengungkapkan bahwa pembangunan fasilitas Line 3 telah rampung dalam durasi singkat yakni 1,5 tahun sejak dimulai pada September 2024. Rencananya, fasilitas mutakhir ini akan segera diresmikan pada April 2026 mendatang untuk mendukung operasional perusahaan secara penuh. Keberhasilan percepatan konstruksi ini mencerminkan komitmen kuat manajemen dalam merespons dinamika industri kesehatan yang berubah sangat cepat.

Saat ini, utilitas Line 3 sudah mencapai kapasitas maksimal sehingga mendorong perusahaan untuk segera menggarap fasilitas Line 4, 5, dan 6. Pengerjaan fisik untuk Line 4 dan Line 5 tengah berjalan dengan mengadopsi teknologi sterilisasi obat paling modern di dunia saat ini. Langkah ekspansif ini dilakukan demi menjaga standar keamanan serta kualitas produk agar tetap kompetitif di mata konsumen dan tenaga medis. “Percepatan pembangunan ini merupakan bentuk respons atas permintaan pasar dan dari rumah sakit yang meningkat," jelas Bejo Stefanus dalam siaran pers pada Selasa (3/3/2026). Beliau juga menambahkan bahwa kehadiran Line 3 ditargetkan mampu meningkatkan produktivitas produksi hingga tiga kali lipat. Selain itu, fasilitas baru tersebut dirancang khusus untuk memperkuat kapasitas produksi sediaan steril perseroan secara menyeluruh.

Seluruh fasilitas produksi ini telah memenuhi standar ketat current Good Manufacturing Practices (cGMP) baik di level nasional maupun internasional. PT EIF juga mengantongi sertifikasi PIC/S, EU GMP dari Uni Eropa, serta TGA dari Australia guna memuluskan langkah ekspansi ke luar negeri. Kepatuhan terhadap regulasi global ini menjadi modal utama perusahaan untuk menembus pasar internasional yang lebih luas dan sangat kompetitif.

Berdasarkan data industri, nilai pasar produk injeksi steril global diperkirakan menyentuh angka US$4,9 miliar pada tahun 2026. Angka tersebut diproyeksikan terus meroket hingga mencapai US$9,9 miliar pada tahun 2035 dengan pertumbuhan tahunan stabil di kisaran 8 persen. Kawasan Asia Pasifik diprediksi menjadi motor penggerak utama seiring dengan peningkatan belanja kesehatan dan perluasan layanan medis di tingkat regional.

Pembangunan Line 6 akan segera menyusul setelah penyelesaian Line 4 dan Line 5 sebagai bagian dari pengembangan manufaktur yang berkelanjutan. Manuver berani ini diyakini akan mendongkrak daya saing PYFA secara signifikan di kancah regional maupun global di masa depan. Dengan kesiapan fasilitas yang andal, perseroan optimis dapat menjaga keberlanjutan rantai pasok obat steril berkualitas tinggi untuk masyarakat luas.

Sumber: Market.bisnis

https://market.bisnis.com/read/20260304/192/1957528/grup-pyridam-farma-pyfa-tingkatkan-kapasitas-produksi-injeksi