INFOTREN.ID - Menurunnya jumlah pendaftar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) menjadi perhatian serius Dewan Perwakilan Rakyat (MPR). Kondisi ini memicu desakan agar sistem Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) dilakukan perombakan menyeluruh.
Hal ini diungkapkan oleh anggota Komisi X DPR RI, Ali Taher Parasong, yang menyoroti urgensi perbaikan fundamental pada mekanisme penerimaan mahasiswa. Ia menekankan bahwa permasalahan ini tidak bisa lagi ditunda dan memerlukan solusi strategis.
"Kita harus membenahi secara total, membedah dari akar rumputnya, kenapa ini terjadi. Jangan sampai nanti generasi muda kita ketinggalan," ujar Ali Taher Parasong saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, pada hari Kamis (22/12/2016).
Menurut Ali Taher, penurunan minat terhadap sekolah negeri, terutama di tingkat dasar, menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara sistem pendidikan yang ada dengan harapan masyarakat. Perlu ada evaluasi mendalam mengenai kurikulum dan metode pengajaran.
Beliau juga menggarisbawahi bahwa sistem SPMB yang ada saat ini belum mampu menjawab tantangan zaman dan kebutuhan pasar kerja yang terus berubah. Inovasi dalam seleksi sangat diperlukan untuk menjaring talenta terbaik.
"Sistem SPMB yang ada sekarang, sudah tidak relevan lagi, tidak sesuai dengan kebutuhan zaman," tegas Ali Taher.
Ia berpendapat bahwa reformasi total ini mencakup peninjauan kembali seluruh tahapan seleksi, mulai dari pendaftaran hingga pengumuman hasil. Tujuannya adalah menciptakan sistem yang lebih adil, transparan, dan akuntabel.
Perubahan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan negeri dan menarik kembali minat calon mahasiswa. Ini juga merupakan langkah krusial untuk memastikan kualitas