INFOTREN.ID - Antusiasme masyarakat terhadap program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Polres Bogor mencapai puncaknya sejak pendaftaran dibuka secara daring. Program ini menunjukkan tingginya minat warga yang ingin kembali ke kampung halaman menjelang Hari Raya.

Dalam waktu yang sangat singkat, animo pendaftar melonjak drastis, menandakan kebutuhan besar akan layanan transportasi pulang kampung yang terjangkau. Data menunjukkan respons yang sangat positif dari periode awal pembukaan sistem registrasi online.

Fakta mengejutkan terungkap mengenai kecepatan kuota terisi, di mana lebih dari seribu orang mendaftar hanya dalam hitungan menit pertama. Hal ini menunjukkan persiapan matang Polres Bogor dalam memfasilitasi kebutuhan mudik warga.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto memberikan konfirmasi resmi mengenai lonjakan pendaftar pada fase awal pembukaan layanan ini. Keterangan tertulis dikeluarkan pada hari Selasa, 10 Maret 2026, mengonfirmasi data awal yang terkumpul.

"Dalam kurun waktu 12 menit setelah pendaftaran daring atau online dibuka, tercatat sebanyak 1.063 orang telah mendaftarkan diri untuk mengikuti program ini," kata Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto dalam keterangan tertulis, Selasa (10/3/2026).

Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik ini, Polres Bogor telah menyiapkan total 20 unit armada bus yang siap mengangkut estimasi seribu penumpang. Jumlah bus yang disiapkan ini merupakan langkah konkret untuk mengakomodasi kebutuhan warga.

Armada bus tersebut telah diatur sedemikian rupa agar distribusi layanan dapat merata sesuai dengan tujuan mayoritas pemudik. Pembagian armada ini bertujuan memaksimalkan jangkauan pelayanan transportasi gratis ini.

AKBP Wikha menjelaskan bahwa total 20 bus tersebut akan dibagi secara seimbang untuk melayani dua koridor perjalanan utama yang menjadi favorit para pemudik. Pembagian ini penting untuk memastikan kelancaran arus mudik.

Rincian pembagian armada menunjukkan adanya fokus pada jalur-jalur strategis lintas provinsi yang sering digunakan pemudik. "Armada tersebut dibagi secara merata untuk melayani dua jalur utama, yakni 10 bus untuk jalur pantura dan 10 bus untuk jalur pansela," lanjut Wikha.